Pangdiv I Kostrad Bersama Satgas Pamtas Yonif Linud 431/SSP Gelar Temu Dengan Para Tokoh

adminpenrem 12/02/2016 0

IMG-20160210-WA0001Keerom. Kerawanan terhadap ancaman, gangguan, hambatan & tantangan di Provinsi Papua sangat tidak menentu, khususnya di kab. Keerom. Oleh karena itu, untuk lebih meningkatkan suasana yang harmonis antara masyarakat di kab. Keroom dan satgas 431 yg berada di bawah tanggung jawab divisi I kostrad, Panglima divisi I Kostrad Mayjen TNI Sudirman datang berkunjung untuk meningkatkan moril anggota satgas dan membantu menyelesaikan kendala serta permasalahan yang dihadapi satgas sambil bertemu dengan para tokoh masyarakat yang dihadiri oleh kapolres kab Keroom, kadistrik arso, danramil arso kota, kapolsek dan beberapa ondo afi di kab. Keroom, Kamis (11/2).

Tujuan temu tokoh tersebut semata-mata untuk meningkatkan komunikasi sosial & meminta dukungan dari semua elemen masyarakat bahwa pertahanan dan keamanan bukan hanya tugas TNI Polri melainkan tanggung jawab seluruh warga masyarakat sehingga aparat dan masyarakat harus saling bersinergi untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Republik Indonesia khususnya kab. Keroom.

“Dengan tidak harmonisnya hubungan antara aparat dengan masyarakat ditambah dengan banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi ganja dan miras tentunya akan meningkatkan potensi konflik yang akan mengganggu stabilitas keamanan. Terbukti dengan banyaknya peredaran miras dan ganja yang berhasil digagalkan satgas pamtas pada saat pelaksanaan sweping. Miras dan ganja yang lolos banyak melewati jalan-jalan tikus di perbatasan RI PNG. Satgas mengalami kendala dengan keterbatasan sarana dan prasarana sehingga dibutuhkan peran serta & dukungan masyarakat sekitar utk menghindari masuknya barang ilegal melalui jalan tikus yang tidak ada pos satgas”, kata Mayjen TNI Sudirman.  

Banyaknya miras dan ganja yang beredar dimasyarakat tersebut tentunya sangat merugikan generasi muda papua yang harapannya nantinya akan menjadi pemimpin di Papua pada masa yang akan datang. Oleh karenanya, saya menghimbau kepada tokoh masyarakat agar tidak salah paham terhadap tugas satgas yang mengamankan perbatasan RI-PNG dengan melakukan sweping barang ilegal berupa ganja dan miras. Harapannya aparat lainnya sama2 bahu membahu memberantas miras dan ganja dengan tetap memperhatikan faktor keamanan.

sementara itu,salah satu tokoh pemuda mengatakan kegiatan temu tokoh yang diselenggarakan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena masyarakat merasa dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan darat RI-PNG sekaligus menjaga generasi muda dari pengaruh ganja dan miras.

Leave A Response »

*