Penyuluhan HIV-AIDS Dan IMS (Infeksi Menular Seksual) Terhadap Anggota Kodim 1701/Jayapura

adminpenrem 02/03/2016 0

photo_2016-03-03_17-26-30Jayapura. HIV-AIDS Merupakan virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh. Bila sistem kekebalan tubuh manusia sudah rusak atau lemah maka manusia akan mudah terserang berbagai macam penyakit yang ada di sekitar kita. Untuk Mengantisipasi penyebaran penyakit AIDS/HIV dikalangan Prajurit Kodim 1701/Jayapura,maka Kodim 1701/Jayapura mengelar penyuluhan kesehatan yang bekerja sama dengan kesdam XVII/Cenderawasih serta Dinas Kesehatan dan Pusat Kesehatan Reproduksi Kota Jayapura. Kegiatan yang dilaksanakan di aula Makodim tersebut dihadiri sekitar 120 orang anggota yang berasal dr Kodim 1701/Jayapura dan beberapa satuan tetangga tersebut merupakan bentuk kepedulian Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf M. Mahbub Junaedi terhadap anggotanya. Rabu(2/3/2016).

Dalam penyuluhan Kesehatan tentang HIV/AIDS dan IMS yang dibawakan oleh dr. Hesti Purikasari dari Dinas Kesehatan Pusat Kesehatan Reproduksi Kota Jayapura mengatakan bahwa AIDS adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh. Jumlah kasus HIV/AIDS di Provinsi Papua per 31 September 2015 berjumlah 21.324 jiwa. HIV atau Human Immuno deficiency Virus adalah virus yang hanya dapat menginfeksi manusia dan membuat tubuh manusia turun sistem kekebalannya sehingga tubuh gagal melawan infeksi dan virus ini karaktetistiknya adalah memproduksi diri sendiri di dalam sel manusia sedangkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh yang di dapat. HIV didapatkan melalui darah, cairan seperma, cairan vagina dan air susu ibu. Penularan melalui ibu yang terkena HIV kepada bayi yang dikandungnya dapat terjadi selama proses kehamilan, proses persalinan dan menyusui. AIDS tidak menular lewat ciuman, pelukan, WC,sentuhan alat makan, nyamuk dan tinggal serumah. Perilaku beresiko tinggi terinfeksi HIV melalui suka berganti ganti pasangan, tidak menggunakan Kondom serta pengguna Narkoba suntik yang tidak menseterilkan jarum dan suka menggunakannya bersama-sama.Untuk cara pencegahannya bagi yang belum menikah dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual (abstinensia), saling setia pada satu pasangan yang tidak terinfeksi HIV dan pergunakan kondom setiap kali berhubungan seks yang berisiko serta hindari penggunaan jarum suntik secara bergantian dan tidak seteril.

IMS (Infeksi Menular Seksual) adalah infeksi yang salah satu cara penularannya melalui hubungan seksual dengan pasangan yang sudah tertular, baik hubungan seks melalui vagina, oral dan anal.Penularan IMS Juga dapat terjadi melalui darah dan dari ibu kepada bayinya. Hubungan IMS dengan HIV saling keterkaitan dimana IMS mempermudah masuknya HIV, maka penderita IMS lebih mudah terkena infeksi HIV.

Sedangkan dampak IMS akan mengakibatkan kematian, mandul, kanker terhadap wanita hamil, cacat janin dan keguguran.

Jenis-jenis IMS secara umum terdapat keluar cairan atau kencing nanah dan radang saluran kencing serta ada benjolan besar atau kecil tanpa luka di alat kelamin. Diharapkan dengan kegiatan tersebut anggota mendapatkan tambahan ilmu di bidang kesehatan khususnya tentang bagaimana mencegah HIV AIDS dan IMS.

photo_2016-03-03_17-26-38 photo_2016-03-03_17-26-07

Leave A Response »

*