Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran Bantu Petani Panen Padi

adminpenrem 21/04/2016 0

photo_2016-04-21_13-51-19Jayapura. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat, pemerintah telah menetapkan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan yang harus dicapai dalam waktu 3 tahun. Untuk pencapaian swasembada berkelanjutan tersebut diperlukan upaya peningkatan produksi yang luar biasa. Oleh karena itu diperlukan perhatian dari berbagai pihak, mengingat banyak kendala harus diatasi dan berbagai tantangan harus diantisipasi.

Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf M. Mahbub Junaedi secara terus menerus mendorong para Babinsa Koramil jajaran Kodim 1701/Jayapura untuk selalu mendampingi para petani dalam mencari solusi pemecahan masalah yang dihadapi dalam mensukseskan Upaya Khusus Swasembada Pangan di wilayahnya. Sementara tugas Babinsa adalah menggerakkan dan memotivasi petani untuk tanam serentak, perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi, gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman dan panen. Mereka pun harus mendukung pula dalam keadaan tertentu. Misalnya penyaluran benih, pupuk, dan alsintan tepat sasaran serta melaporkan infrastruktur jaringan irigasi. Di lapangan, kehadiran Babinsa dalam program pangan akan menjadi motivator dan pendorong bagi petani dan kelompok tani, lebih dari itu, kehadiran Babinsa juga menjadi pemicu serta pemacu bagi para penyuluh dan petugas pertanian di lapangan. Namu yang perlu ditegaskan adalah bahwa kehadiran Babinsa bukan untuk mengambil penyuluh, tetapi lebih ke arah sinergi langkah dan gerak dengan fungsi dan perannya masing-masing guna mendinamisasi pembangunan pertanian di perkampungan. Selasa (19/4).

Untuk merealisasikan perintah Dandim 1701/Jayapura, Sertu Anang dan Serda Sukemi selaku Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran melaksanakan pendampingan terhadap petani yang melaksanakan panen padi di Kampung Nimbokrang 1 Distrik Namblong Kabupaten Jayapura dengan luas lahan 2 Ha dan menghasilkan padi sebanyak 4,5 Ton gabah basah. Menurut Ketua Kelompok Tani Kampung Nimbokrang 1 bapak Demin bahwa hasil panan Tahun ini mengalami penurunan hasil yang diakibatkan oleh infrastruktur saluran irigasi yang belum maksimal dalam mensuplai air sehingga para petani di Kampung Nimbokrang 1 hanya mengandalkan air hujan untuk mengaliri areal persawahan. Selain saluran irigasi yang kurang maksimal dalam mensuplai air, selain itu para petani juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk.

photo_2016-04-21_13-51-03

Leave A Response »

*