SATGAS PAMTAS YL 431/SSP TERIMA 2 SENJATA API DARI MASYARAKAT

adminpenrem 05/04/2016 0

IMG_20160404_192315

Keerom. Satgas Pamtas YL 431/SSP dalam tugasnya menjaga kedaulatan NKRI khususnya pengamanan perbatasan RI PNG melalui komunikasi sosialnya yang baik dengan membantu masyarakat asli papua akhirnya membawa hasil kembali. Wujud nyata dari perbuatan satgas terhadap lingkungan dan masyarakat di Kab. Keerom khususnya di daerah Kp. Wonorejo, PIR IV tepatnya wilayah penugasan Kout Satgas YL 431/SSP yang di pimpin oleh Wadan Satgas Mayor Inf Amin, akhirnya menyadarkan masyarakat asli papua  dengan kesadaran sendiri menyerahkan  2 pucuk senjata api rakitan yang tidak ingin identitasnya diketahui, adapun senjata tersebut terdiri dari

Senapan api rakitan 1 pucuk, Pistol api rakitan 1 pucuk dan Munisi kaliber 5,56 mm  sebanyak 19 butir. Munisi tersebut bukanlah Munisi buatan Pindad Standar TNI AD. Mayor inf Amin menyampaikan hubungannya dengan pelaku sangat baik, karena pos yang dipimpin oleh Mayor Inf Amin sering membantu masyarakat sekitar yang kesusahan, terutama membantu pengobatan masyarakat yang sedang sakit. Hubungan baik ini terus berjalan sampai akhirnya Mayor Inf Amin ditelpon masyarakat papua untuk bertemu.

Pada pukul 02.15 WIT hari senin 4 April 2016 pelaku datang menuju ke tempat yang telah disepakati sebelumnya dan menyerahkan 2 pucuk senjata api rakitan beserta munisinya. Dalam pertemuan tersebut Mayor inf Amin menyampaikan hal yang dilakukan pelaku utk menyerahkan senjata api rakitan & munisinya ke aparat yang berwenang adalah langkah yang tepat & benar karena apabila digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab tentunya akan merugikan masyarakat karena akan menimbulkan konflik yang berakibat jatuh korban. Dansatgas Lekol Inf Teguh Wiratama, S. Sos juga menyampaikan dari aspek hukum bahwa barang siapa yang memegang & menguasai senjata api tanpa ijin dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara maksimal 20 tahun.

Pada saat penyerahan barang bukti di Makorem 172/ PWY Dankolakopsrem 172/PWY Kolonel Inf Sugiyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dansatgas 431/R yang telah membawa satuan dengan baik sehingga diterima dan dipercaya masyarakat, dengan bukti penyerahan berapa pucuk senjata dan laporan masyarakat tentang keberadaan ladang ganja serta informasi lain. Pertahankan dan lanjutkan dengan kegiatan yang positif dan mendukung tugas pokok diperbatasan, imbuhnya.IMG-20160404-WA0014IMG-20160404-WA0015

Leave A Response »

*