Satgas Yonif 406/CK Bersama Pertamina Gelar Pengobatan Massal Di Wilayah Perbatasan RI-PNG

adminpenrem 09/05/2016 0

20160507_132549Keerom – Sabtu (7/5), Provinsi Papua merupakan wilayah paling timur di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara PNG. Dimana terbentang garis perbatasan sepanjang 815 km dari utara sampai selatan dengan kondisi medan yang berupa gunung, sungai dan hutan lebat yang sulit untuk dijangkau. Kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan pun masih sangat terbatas, baik dari segi ekonomi, pendidikan maupun pelayanan kesehatan.

Sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Komando Atas kepada Satgas Yonif 406/CK, yaitu melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-PNG dengan mencegah bergesernya patok perbatasan, melaksanakan patroli keamanan, mencegah kegiatan illegal dan melaksanakan kegiatan teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Kolakops Rem 172/PWY.

Dalam kegiatan teritorial kali ini Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf Aswin Kartawijaya menggandeng pihak Pertamina untuk bersama-sama melaksanakan pengobatan massal di Kampung Bompay. Hal ini dilakukan semata-mata karena Satgas Yonif 406/CK dan Pertamina kebetulan mempunyai visi dan misi yang sama  untuk membangun wilayah perbatasan RI-PNG untuk lebih maju dengan memfasilitasi pelayanan kesehatan bagi warga perbatasan, karena jauhnya fasilitas kesehatan dan tidak menjangkau seluruh warga yang ada di Kampung Bompay, ungkap Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf Aswin Kartawijaya dan pihak Pertamina yang dalam acara tersebut diwakili oleh Bapak Laode Syarifudin Mursali yang menjabat sebagai Manager Area CSR dan Smeep Maluku-Papua

Pengobatan massal diadakan di halaman sekolah terpadu Kampung Bompay. Sebanyak kurang lebih 200 warga kampung perbatasan RI-PNG datang ke tempat pengobatan massal tersebut untuk menonton acara hiburan musik orgen, namun yang berobat sebanyak 110 pasien. Beberapa penyakit yang diderita 30% rhematoid arthiritis (rhematik), 25% penyakit kulit, 20% ISPA (infeksi saluran pernafasan), 15% malaria, 7% gangguan pencernaan, 3% penyakit lain-lain.

Dalam acara tersebut, pihak Pertamina membantu dengan membagi-bagikan bingkisan sembako bagi warga kampung yang berobat dan Satgas Yonif 406/CK menghibur masyarakat kampung perbatasan RI-PNG dengan musik orgen serta sound system lengkap, tampak terlihat warga kampung perbatasan RI-PNG bersama dengan Prajurit Satgas Yonif 406/CK bernyanyi dan berjoget bersama-sama.

Selain  itu, Dokter Satgas Yonif 406/CK Letda Ckm dr Wiryo juga memberikan penyuluhan pola hidup sehat dan layak bagi warga Kampung perbatasan RI-PNG. Hal ini sangat penting, karena bila ingin sehat maka harus menjalankan pola hidup yang benar yaitu pola hidup sehat. Oleh karena itu Satgas Yonif 406/CK ingin merubah pola hidup warga kampung perbatasan RI-PNG dengan pola hidup yang sehat.

Turut hadir pula Kepala Kampung Bompay Bapak Lukas maunda, Ondo Api kampung Bompay Bapak Keven Suwo, Kepala Suku Kampung Waris Bapak Dacky, Ondo Api Kampung Kalimao Bapak Domianus Wey. Kami sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif 406/CK dan pihak Pertamina yang telah menggelar pengobatan massal sekaligus membagi-bagikan sembako dan juga telah menghibur warga kampung dengan musik orgen. Karena kampung kami sangat jauh kalau ingin berobat ke Puskesmas, sehingga dengan kedatangan Satgas Yonif 406/CK bersama Pertamina ke Kampung Kami, itu sangat membantu kami untuk berobat dan baru kali ini ada musik orgen di kampung kami. Kami juga sangat berterimakasih karena telah diberikan pemahaman untuk melaksanakan pola hidup sehat dan layak, ungkap Kepala Kampung Bompay Bapak Lukas maunda.

20160507_130854

 

Leave A Response »

*