Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Korem 172/PWY Menyelenggarakan Penyuluhan Hukum

adminpenrem 30/08/2016 0

UTAMADalam rangka meningkatkan kedisiplinan  dan tata tertib hukum, Korem 172/PWY menyelenggarakan penyuluhan hukum yang dilaksanakan  pada hari Senin tanggal 29 Agustus 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai di Aula Makorem 172/PWY.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perwira, Bintara dan Tamtama serta ASN Korem 172/PWY Balakrem maupun personel Balak Aju Korem 172/PWY,  setelah melaksanakan kegiatan Upacara Bendera. Pemberi materi penyuluhan hukum pada saat itu Kapten Chk Jhoni Sosang, S.H dari Perwira Hukum Korem 172/PWY

Dalam materi penyuluhan hukum yang dibawakan pada saat itu berkaitan dengan “Rumah Negara atau Rumah Dinas” yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 30 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pembinaan Rumah Negara di lingkungan Departemen Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam Penjelasannya yang dibawakan oleh Perwira Hukum Korem 172/PWY bahwa “Rumah Negara atau Rumah Dinas” adalah bangunan yang dimiliki negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga serta menunjang pelaksanaan tugas Pajabat, Prajurit dan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dephan/Kemhan yang dapat ditempati atau di huni selama masih berdinas aktif.

Rumah Negara atau Rumah Dinas dapat berupa: Asrama/Ksarian, Komplek Rumah Negara/Rumah Dinas, Mess, Rumah Peristirahatan, Wisma/Quert house dan bangunan Flat. Beliau berpesan agar setiap prajurit atau ASN yang saat ini menempati Rumah Negara atau Rumah Dinas untuk selalu memelihara, mengamankan serta memanfaatkannya sesuai dengan fungsinya serta tidak mengubah sebagian atau seluruh bentuk rumah, menyerahkan sebagian atau seluruh rumah kepada pihak lain,maupun menggunakan rumah tidak sesuai dengan fungsinya tanpa sepengetahuan dan izin dari pejabat yang berwenang. Karena hal tersebut dikemudian hari dapat menimbulkan permasalahan hukum, seperti di beberapa daerah yang memiliki rumah negara atau rumah dinas pada saat prajurit atau ASN sudah tidak aktif lagi berdinas masih saja menempati rumah negara atau rumah dinas dengan alasan belum mau keluar dikarenakan belum dapat ganti rugi.  Pada dasarnya tidak ada ganti rugi oleh negara kepada penghuni akibat penggunaan dan pengosogan rumah negara atau rumah dinas tersebut. Karena itu sudah seharusnya prajurit atau ASN yang tidak lagi berdinas aktif wajib menyerahkan dan mengembalikan kepada negara sehingga negara dapat diberikan kepada anggota prajurit atau ASN yang berhak menghuni.

Oleh karena itu beliau mengingatkan kembali agar prajurit dan ASN dilingkungan Korem 172/PWY untuk selalu menaati hukum dan tata tertib yang berlaku selama berdinas termasuk juga tentang penggunaan hak prajurit untuk menempati sarana perumahan dinas yang disediakan oleh negara, harus disertai dengan rasa tanggung jawab untuk merawat dan membenahi agar perumahan tersebut tetap terawat hingga nyaman untuk ditempati.

Leave A Response »

*