Pemerintah Pusat Bantu 25 Traktor dan 10 Alkon Kepada Kodim 1701/Jayapura

adminpenrem 01/09/2016 0

photo_2016-09-01_14-51-00Keerom. Dalam mendukung keberhasilan Upsus Swasembada Pangan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah mendukung 25 unit Traktor dan 10 Unit Alkon kepada Kodim 1701/Jayapura yang akan diberikan kepada para petani untuk membantu proses pengelolaan sawah yang berada di wilayah Kodim 1701/Jayapura.

Bertempat di Kampung Sanggaria Jln. Wijayakusuma Distrik Arso Kabupaten Keerom, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf M. Mahbub Junaedi telah melaksanakan pertemuan yang diikuti kurang lebih 30 orang kelompok tani sawah yang ada di Arso 1, Arso 6 dan Arso 10. Pabung Kabupaten Keerom Mayor Arh Dwi Purwanto, Fanramil 1701-04/Arso Mayor Inf Arifai, Danramil 1701-23/Skanto Kapten Inf M. Yani, Pasiter Kodim 1701/Jayapura Lettu Inf Sutriono, Ketua PPL Kabupaten Keerom Sdr. Aris dan Kepala Kampung Sanggaria Sdr. Sukirman serta Kepala Kampung Arso 10 Sdr. Imbang juga ikut serta dalam kegiatan pertemuan tersebut. Selasa (30/8/2016)

Dalam sambutan Dandim 1701/Jayapura yang intinya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PPL Kabupaten Keerom, Kepala Kampung Sanggaria dan Kepala Kampung Arso 10 serta seluruh kelompok tani yang sudah hadir dalam pertemuan tersebut.

Menurut Dandim 1701/Jayapura bahwa sudah beberapa kali Tim dari Pusat datang di Kabupaten Keerom hanya untuk mengecek program cetak sawah yang mana program tersebut merupakan program langsung dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Program cetak sawa ini pada akhir tahun nanti akan di evaluasi, dan apabila antusias masyarakat baik dan melaksanakan program Upsus Swasembada Pangan dengan sungguh-sungguh maka pada Tahun 2017 akan di dukung apa yang akan jadi kebutuhan para petani. Kodim 1701/Jayapura mempunyai traktor dukungan dari Komando Atas yang rencananya akan diserahkan ke kampung yang membutuhkan. Untuk itu, apabila nantinya traktor tersebut sudah diserahkan kepada para petani agar dirawat dan dipergunakan dengan baik dalam mencetak sawah. Di Koya, penyewaan traktor mencapai Rp 1,5 juta perhektar, namun di Kabupaten Keerom ini, kami akan pinjamkan secara gratis melalui Kepala Kampung untuk di atur dalam penggunaanya. Saya berharap adanya partisipasi masyarakat Kabupaten Keerom untuk mensukseskan program ini sehingga dapat berhasil. Untuk masalah bibit akan dimaksimalkan sesuai dengan arahan dari pusat.

Para petani juga sangat berharap agar pembukaan lahan yang sudah siap di kelola di Distrik Arso tidak menunggu keseluruhan lahan rampung semua akan tetapi lahan yang sudah siap untuk dikelola agar segera di proses untuk ditanami. Kemudian selain daripada itu, para petani saat ini juga sangat membutuhkan drainase untuk memgaliri sawah mereka.

Leave A Response »

*