Anggota Koramil 1701-11/Nimboran Bantu Petani Tanam Padi Perdana

adminpenrem 11/01/2017 0

photo_2017-01-17_14-29-51Jayapura. Di Provinsi Papua, waktu tanam padi tidaklah merata seperti di beberapa daerah lain di Indonesia, ada yang baru mulai proses tanam padi, ada yang dalam proses perawatan, ada yang sementara panen dan adapula yang sudah selesai panen. Faktor tersebut dikarenakan banyaknya kendala yang dialami oleh para petani di Provinsi Papua terutama faktor irigasi yang sebagian daerah memilili irigasi untuk mengairi areal sawah dan ada pula yang belum ada irigasi sehingga petani hanya mengandalkan air hujan untuk mengolah areal persawahannya.

Pembukaan lahan sawah baru di lahan Kepala Kampung Hamonggrang, Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura Yosua Sanggrangbano yang baru berjalan beberapa bulan lalu, kini baru dapat ditanami bibit padi karena proses pengerjaan pembukaan lahan sawah tersebut memang terbilang tidaklah muda, dimana lahan sawah baru tersebut awalnya adalah lahan kosong yang ditumbuhi pohon-pohon besar kemudian digarap menjadi lahan persawahan atas kerjasama Pemerintah dan TNI sehingga membutuhkan proses yang cukup lama untuk menjadikan areal tersebut menjadi lahan persawahan. Selasa (10/1)

Tanam padi perdana di lahan Kepala Kampung Hamongrang yang luasnya mencapai 4 Ha tersebut, dibantu oleh 7 orang anggota Koramil 1701-11/Nimboran dibawah pimpinan Peltu Mujiono, Kelompok Tani Karya Tani Kampung Hamonggrang Distrik Nimbokrang sebanyak 19 orang dibawah pimpinan Yosua Sanggrang Bano dan Kelompok Tani Budi Luhur Kampung Karya Bumi Distrik Namblong sebanyak 37 orang dibawah pimpinan Mukari dan dihadiri oleh Kepala Kampung Karya Bumi Bapak Rasino.

photo_2017-01-17_14-29-48Yosua Sanggrang Bano merasa sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat kecil khususnya Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah serta keterlibatan TNI untuk membuka lahan persawahan baru bagi masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan adanya aparat TNI selaku Pendamping Pertanian bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani khususnya. Apapun kendala yang kami hadapi dilapangan, para Babinsa selalu ada dan secara bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi kendala yang petani hadapi sesuai dengan kemampuan kami”. Ujar Yosua Sanggrang Bano

Leave A Response »

*