Tak Pernah Jenuh, Babinsa Koramil Jajaran Kodim Jayapura Terus Dampingi Kelompok Tani

adminpenrem 27/02/2017 0

Jayapura. Hampir 98 % lahan di Provinsi Papua belum dimanfaatkan oleh penduduk untuk melakukan usaha di bidang pertanian khususnya di bidang tanaman pangan dan holtikultura, padahal Provinsi Papua memiliki potensi luas lahan yang potensial untuk pengembangan pertanian, khususnya di sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Hal ini menunjukkan bahwa, besarnya peluang yang terbuka untuk melakukan usaha di bidang tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Papua adalah merupakan potensi untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, seperti yang dikatakan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman‎ yang memasang target swasembada untuk masing-masing produk pangan. Seperti yang ditargetkan oleh Menteri Pertanian, bahwa pada tahun 2017 ini, Indonesia menargetkan swasembada jagung.

Mendasari hal tersebut, melaui para Babinsanya, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf M. Mahbub Junaedi tak pernah bosan dan secara terus menerus memerintahkan para Babinsa Koramil jajaran Kodim 1701/Jayapura untuk mendampingi para kelompok tani dalam mensukseskan upaya khusus swasembada pangan yang ditargetkan pada tahun 2017 ini meningkatkan hasil produksi jagung.

Menindak lanjuti perintah Dandim 1701/Jayapura, Babinsa Koramil 1701-03/Abepura, Serma Alosius Marahabia, bersama Serda Yulius D, mendampingi warga yang akan melaksanakan kegiatan penanaman jagung disalah satu kebun milik warga yang berada di Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Senin (27/2)

Seperti lahan milik salah satu warga Kampung Koya Koso, luas lahan yang ditanami jagung mencapai 3 Ha. Dari hasil panen jagung tersebut, pemilik lahan tersebut biasanya memperoleh hasil produksi jagung paling sedikit 1/2 ton per Ha, jadi kalau luas lahan mencapai 3 Ha, berarti sang pemilik lahan memperoleh hasil sebanyak 1,5 ton setiap kali panen. Selain itu, setelah jagung selesai dipanen, pemilik lahan juga tidak membiarkan lahannya kosong begitu saja melainkan langsung menami lahannya dengan tanaman jenis umbi-umbian untuk menambah penghasilannya.

Menurut Ketua Kelompok Tani Kampung Koya Koso Ayub Pahabol bahwa, hasil ini tentunya sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga apalagi disaat sekarang ini, biaya hidup makin besar sehingga memaksa kami para petani untuk bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ungkapnya

Leave A Response »

*