Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Sebuah D’oa Dan Kado Ulang Tahun Dari Sang Prajurit Di Gerbang Pintu Perbatasan Negeri

adminpenrem 27/03/2017 0

Tak jarang orang selalu menunggu moment indah penuh sejarah dalam setiap perjalanan hidupnya. Diantaranya bahkan ada yang sudah mempersiapkan jauh-jauh hari bersama keluarga tercinta untuk memperingati hari yang sangat spesial secara bersama dan penuh kehangatan.

Terinspirasi dari sebuah kisah salah seorang perwira TNI  yang sedang menjalankan tugas operasi pengamanan perbatasan antara RI dengan Papua New Guinue, kami tulis sekelumit perjalanan kisah uniknya saat merayakan moment indah ulang tahun untuk istri tercintanya saat di ujung perbatasan nusantara tempat dirinya bertugas.

Setahun yang  lalu, sang istri pernah menyempatkan diri untuk terbang dari Jakarta menuju Medan hanya untuk memberikan kejutan saat dirinya merayakan ulang tahun yang ke 41.

Kejutan itu dilakukan sang istri di sela-sela kesibukannya saat menjalani latihan Pratugas bersama Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti.

Diakuinya bahwa perayaan ulang tahun mereka selalu dirayakan tepat  setiap bulan Maret.

“Kami sama-sama lahir di bulan Maret, jarak kami hanya selisih 9 hari, jadi kami sering merayakannya secara bersama-sama entah di tanggal 17 atau di tanggal 26 bulan Maret,” ungkap dirinya.

Kali ini hal itu tidak bisa dilakukan karena dirinya sudah berada jauh diujung timur bumi Cenderawasih bersama tiga Batalyon Infanteri lainnya yang bertugas di sektor utara Papua.

Keinginannya untuk merayakan ulang tahun bersama istri tercinta terpaksa dilakukan disebuah tempat yang berbeda.

Katanya, “walaupun kami berjauhan tapi ada cara-cara yang unik untuk merayakan dan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan rahmat dan karunianya hingga sampai dengan saat ini kami masih diberikan kesehatan dan kebahagiaan.”

Hari ini tepat tanggal 26 Maret, dirinya ingin memberikan sebuah kejutan untuk hari ulang tahun istrinya yang ke 37.

“Sudah hampir dua tahun kami berpisah karena tugas, saat ini saya ingin memberikan sebuah kejutan dengan perayaan kecil diatas tower mercusuar yang berdiri tepat di perbatasan yang memisahkan antara RI dengan Papua New Guinue,” ucapnya pagi ini sambil bersiap bergegas meninggalkan posnya menuju mercusuar.

“Anda akan bisa melihat pemandangan yang indah diatas bangunan ini, bayangkan anda bisa melihat hamparan laut pasific yang biru dan bibir pantai karang yang membentang dari negara kita sampai di perkampungan Wutung milik negara Papua New Guinue,”ungkapnya senang.

Memang kalau kita berada diatas ketinggian bangunan mercusuar itu, kita akan dapat melihat betapa eksotisnya pemandangan yang terdapat di perbatasan RI-PNG. Hamparan birunya laut luas pasific dapat kita lihat sejauh cakrawala membentang, belum lagi hamparan hutan Papua yang hijau membentang menyelimuti gunung Pawa.

Bangunan mercusuar yang berdiri kokoh di perbatasan RI-PNG merupakan salah satu icon bangunan yang berdiri di perbatasan. Selain dinding  pagar yang berdiri kokoh membatasi kedua negara, juga ada icon lain berupa bangunan megah kantor PLBN yang pengerjaannya dipercayakan kepada PT Nindya Karya, yang dibangun  diatas tanah seluas 10,7 hektare dengan menggunakan biaya kurang lebih Rp 165,994 Milyar.

Sungguh sebuah tempat yang indah, dan tak heran jika banyak turis lokal dan mancanegara yang rela berkunjung ketempat ini.

Dalam perayaan kecil pada ulang tahun istrinya kali ini dirinya mengaku memanjatkan doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar dirinya dapat cepat menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam menjaga perbatasan RI-PNG, dan bisa segera berkumpul dengan keluarga tercinta.

Sebagai prajurit TNI, doa dan harapan ini tidaklah muluk-muluk, tapi diakui oleh dirinya bahwa doa dan harapan ini adalah sebagai wujud kecintaan dirinya kepada Negara dan Keluarga.

Leave A Response »

*