Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Anggota Koramil 1701-04/Arso Bantu Warga Buka Lahan Sawah Baru

adminpenrem 25/04/2017 0

Keerom. Keikutsertaan anggota Kodim 1701/Jayapura dalam membangun swasembada pangan akan terus dilakukan sebagai wujud pendampingan terhadap para kelompok tani guna keberhasilan program swasembada pangan di seluruh wilayah binaan Kodim 1701/Jayapura.

Peran para Babinsa Koramil jajaran Kodim 1701/Jayapura di desa-desa binaannya memiliki andil besar untuk membantu mengatasi kesulitan warga dalam semua hal khusnya di bidang pertanian seperti, membuka lahan pertanian baru, membantu menanam padi, membantu membersihkan saluran air, membantu pendistribusian pupuk sampai dengan saat musim panen tiba.

Seperti hari ini, anggota Koramil 1701-04/Arso dengan jumlah 11 orang anggota, dibawah pimpinan Pelda Idris yang membantu salah satu warga kampung Dukwiah Arso 8, Distrik Arso, Kabupaten Keerom dalam membuka lahan sawah baru.

Lahan yang sebelumnya masih ditumbuhi semak belukar itu, kini sudah dibersihkan dengan cara bergotong royong oleh anggota Koramil 1701-04/Arso bersama warga lainnya.

Ali, adalah pemilik lahan sawah baru yang luas lahannya mencapai 1 hektar tersebut, sangat berterimakasih atas bantuan anggota Koramil 1701-04/Arso bersama warga lainnya dalam membantu membuka lahan sawah barunya, sehingga lahan sawah baru miliknya tersebut dapat selesai lebih cepat dari perkiraannya. Tidak sampai disitu, lahan sawah yang baru dibuka tersebut langsung diolah oleh Babinsa Koramil 1701-04/Arso bersama sang pemilik lahan dengan cara membajak lahan sawah tersebut menggunakan traktor bantuan dari Kementerian Pertanian, sehingga diharapkan, bulan depan sudah dapat ditanami.

Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailiyanto memastikan, bahwa para Babinsanya akan terus mendampingi para kelompok tani untuk meningkatkan produksi ketahanan pangan di wilayah binaan Kodim 1701/Jayapura, agar program ketahanan pangan nasional dapat berhasil dan sukses.

Ditambahkannya pula bahwa, meski sebagian kalangan memandang dari sisi kemandirian pangan mengatakan bahwa, Indonesia sulit untuk disebut sebagai negara agraris lagi karena kini tak sepenuhnya mampu memenuhi sendiri kebutuhan bahan pangan,

karena impor justru kian merajalela untuk sebagian komoditas. Namun dengan keikutsertaan Babinsa dalam pendampingan pertanian, maka kita optimis bahwa identitas negara kita sebagai negara agraris akan kembali kuat dengan adanya program ketahanan pangan nasional. Ungkap Dandim

Leave A Response »

*