Prajurit Alugoro Ngabuburit Dan Karya Bhakti Di SD Inpres Pir IV

adminpenrem 12/06/2017 0

Keerom.  Bentuk kecintaan pada dunia pendidikan khususnya pendidikan anak-anak yang ada di wilayah perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro siap menyumbangkan tenaga demi kemajuan anak-anak yang ada di perbatasan RI-PNG yang pada umumnya masih jauh tertinggal bila dibandingkan dengan didaerah lain seperti Jawa dan daerah lainnya, termasuk sarana dan prasarananya. Meskipun dalam suasana puasa dibulan suci ramadhan tidak menyurutkan semangat para prajurit Satgas untuk mengabdikan diri pada masyarakat perbatasan, terlebih dalam bidang pendidikan. Sambil ngabuburit atau menungu berbuka puasa tiba, setelah selesai sholat Asar prajurit Pos Kotis dibawah pimpinan Dankima Lettu Inf Sugiyanto melaksanakan Karya Bhakti pembersihan atau korve dilingkungan SD Inpres PIR IV, Wonorejo, Arso Kabupaten Keerom bersama-sama dengan masyarakat sekitar, para guru dan siswa-siswi termasuk Kepala Kampung Wonorejo Matheus Wey yang saling bahu-membahu membersihkan lingkungan sekolah (Sabtu 10 Juni 2017). Kegiatan ini dilakukan menjelang libur panjang hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, kenaikan kelas dan menyongsong tahun ajaran baru

Para guru dan siswa-siswi yang sedang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler menghentikan sejenak kegiatannya untuk membantu para Prajurit Satgas yang sedang melakukan kegiatan korve. Demikian halnya masyarakat lainnya turut menyambut dengan antusias kegiatan ini sebagai bentuk amal ibadah dibulan suci ramadhan. Kepala Kampung Wonorejo Bp Matheus Wey mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas atas bantuannya sehingga lingkungan sekolah di akmpung ini menjadi sangat bersih dan indah. Dengan kondisi lingkungan sekolah yang bersih akan terhindar dari endemik malaria, sebab dilingkungan kita menempati urutan kedua endemik malaria di tingkat Kabupaten Keerom. Bila lingkungan sekolah bersih, maka anak-anak kita yang sedang sekolah akan terhindar dari penyakit malaria.

Suasana lingkungan sekolah sebelum dilaksanakan kegiatan korve bersama-sama masih terlihat agak kotor, bahkan pada bagian-bagian tertentu banyak tumbuh rumput dan semak belukar, sehingga perlu diadakan pembersihan secara umum. Setelah dilaksanakan kegiatn korve lingkungan sekolah  terlihat sangat bersih, rapi, asri dan indah sehingga sangat enak dan nyaman dipandang mata. Dengan lingkungan sekolah yang bersih, diharapkan para siswa dan siswi termasuk para guru merasa betah dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar sehari-hari.

Leave A Response »

*