28/10/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Safari Ramadhan Sebagai Sarana Meningkatkan Ukhuwah Islamiah Satgas Pamtas Yonif 410/ALG, Pemda Dan Masyarakat

Keerom, Selasa (6/6). Bulan suci ramadhan bagi Satgas Pamtas Yonif 410/Alg dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa serta ukhuwah islamiah pada diri prajurit dan masyarakat sekitar. Hadir dalam kegiatan safari ramadhan ini yaitu Wakil Bupati Keerom Muh Markum, SH, MH, MM. berserta Ibu, Ketua DPRD Kab Keerom, Kapolres Keerom, Dansatgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, para Kadis yang ada dijajaran Kabupaten Keerom, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sekitar Kp Wonorejo, Distrik Manem.

Kegiatan safari ramadhan di awali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh takmir masjid Miftahul Husna dilanjutkan sambutan Ketua BKM Kabupaten Keerom yang menyampaikan informasi tentang peningkatan pembangunan tempat-tenpat ibadah khususnya Masjid dan Mushola baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang ada di wilayah Kabupaten Keerom. Atas nama masyarkat muslim menyampaikan  banyak terima kasih kepada Pemerintah yang telah menyisihkan sebagian anggaran untuk membangun sarana tempat ibadah bagi kaum muslim.

Sambutan Wakil Bupati Keerom Bp Muh Markum, SH, MH, MM. menyampaikan informasi tentang penyelenggaran Pemerintahan tahun ini mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP), hal ini telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan penilaian tahun lalu. Bapak Bupati juga menyoroti tentang pembangunan di bidang, pelayanan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan sebagai proses menuju peningkatan pembangunan SDM khususnya di bidangr rokhani semua umat beragama.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan 3 pesan kepada warga masyarakat Keerom yang diantarnya mengenai situasi dan kondisi sekarang yang makin sulit dalam mengontrol perkembangan media sosial yang selalu di politisir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kedua, pemerintah telah memberikan bantuan supaya digunakan sebaik mungkin untuk pembangunan masjid dan mushola. Ketiga masyarakat di daerah kita terdiri dari beberapa suku, ras, agama hal ini rawan akan potensi konflik, untuk itu kita harus bisa saling hormat-menghormati antar sesama warga, pegang teguh Pancasila dan UUD 1945.