26/10/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Peringati Hari Anak, TNI Serbu Kampung Ubiau Dan Sawanawa

Keerom. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Senin 24 Juli 2017 Satgas Yonif 410/Alugoro mengadakan Serbuan Teritorial dengan kegiatan pengobatan  masal bekerjsama dengan Dinas Kesehatan di Kp Ubiau dan Kp Sawanawa, Distrik Arso, Kab Keerom yang dipimpin langsung oleh Wadansatgas Mayor Inf Acuk Adriyanto. Lokasi kegiatan Serbuan Territorial merupakan sebuah kampung yang sangat terpencil dan jauh dari kota dengan medan berupa deretan perbukitan menyusuri jalan diperkeras serta jalan tanah bila musim hujam becek berlumpur yang sangat sulit dilalui kendaraan.

Tim kesehatan Satgas Letda Ckm dr Rinto Khoirudin Manurung yang dibantu oleh Dantonkes Letda Ckm Sapuwan dan personel lainnya, sedangkan dari Dinas Kesehatan hadir Ibu Suartati, S.Giz ahli gizi dari Puskesmas Arso dan Bidan Mu’hasima, AMd.Keb yang melaksanakan pengobatan dan sosialisasi gizi anak kepada warga kedua kampung

Tim kesehatan Satgas dan Dinkes siap mewujudkan visi kesehatan Keerom “Terwujudnya Masyarakat Keerom Sehat, Mandiri dan Sejahtera” harus bisa menjangkau sampai ke pelosok- pelosok kampung meskipun dengan berbagai macam resiko. Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan pengobatan gratis ini,¬† baik orang tua maupun anak- anak beramai-ramai ketempat pengobatan ini.

Disela-sela kegiatan pengobatan juga diadakan penyerahan bantuan kepada anak sekolah di kampung ini berupa buku pelajaran dan alat tulis lainnya, serta bingkisan yang berisi minuman susu dan makanan penambah gizi. Kegiatan ini selain bertujuan  untuk memperingati Hari Anak Nasional juga di harapkan mampu membantu Pemda Kab Keerom dalam mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat.

Pada tempat dan waktu yang sama di SD Santo Petrus Ubiau juga dilaksanakan kegiatan mengajar pada siswa-siswi yang pimpin oleh Serda Ardi. Para siswa-siswi SD ini mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan ceria dan semangat karena ini merupakan pengalaman yang pertama, hal ini nampak dari raut wajah mereka, selain itu pada saat sesi tanya jawab mereka banyak yang akrif.

Kepala SD Santo Petrus Ubiau Ibu Axamina Lunsru, A.Md, Pd menyampaikan bahwa selama menjadi guru disini, kegiatan seperti ini baru yang pertama kali karena Satgas sebelumnya belum pernah ada yang berkunjung kesini. Kepala SD juga menyampaikan bahwa jumlah murid ada 72 orang, sedangkan guru cuman ada 3 orang, hal ini sangat menyulitkan proses mengajar. Para guru tinggal di kota Arso, tiap hari pulang pergi harus ngojek dengan ongkos Rp. 100.000 sedangkan gaji sangat minim, belum jalan tanah bila hujan becek, jauh dan sulit dijangkau, selain itu belum adanya sarana penerangan listrik.