28/10/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

200 Prajurit Dan Persit Terima Penyuluhan Mendisiplinkan Anak Tanpa Marah

Abepura – Sebanyak 200 orang prajurit dan Persit Korem 172/PWY menerima penyuluhan psikologi kamunikasi efektif dalam keluarga dan mendis­i­plin­kan anak tanpa marah dari Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad) di aula Makorem 172/PWY, Rabu (23/8).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada para Prajurit selaku kepala keluarga serta Ibu-Ibu Persit sebagai sosok yang paling dekat dengan anak-anak di rumah, tentang bagaimana cara mendidik dan mendisiplinkan anak dengan baik tanpa harus marah apalagi hingga terjadi kekerasan terhadap anak.

Sebagai pemateri Mayor Inf Agus S selaku ketua tim menyampaikan bahwa mendidik anak tanpa marah bukanlah suatu hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Hanya beberapa orang tua tidak tahu cara yang benar dan baik untuk mengatasi anak yang bandel maupun tidak menurut apa kata orang tuanya. Dimana kesalahan mendidik tersebut memiliki dampak negatif terhadap psikologis sang anak.

“Di era saat ini masih sangat banyak yang salah dalam mendidik anak. Sehingga anak-anak kita menjadi bandel, bahkan tidak mau menurut dengan kata orang tua. Nah hal ini yang harus kita perbaiki. Untuk menghasilkan anak yang berhasil sesuai keinginan orang tua, semua berawal dari komunikasi yang efektif di dalam keluarga tersebut”, ujar Agus.

Menurutnya, Komunikasi merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan dalam keluarga. Bukan tanpa alasan, keluarga menjadi kelompok sosial pertama dan tempat belajar sebagai mahluk sosial. Karakter anak pun dapat terbentuk dari komunikasi tersebut. Apakah pribadinya bisa lebih terbuka, fleksibel, dan ramah. Penting untuk orang tua dalam memberikan komunikasi yang efektif, agar anak lebih bertanggung jawab.

“Selalu luangkan waktu untuk sekedar berbagi tentang nilai dan pengalaman mereka dengan cara yang menarik. Seakan-akan bercerita dengan teman, namun tetap dengan sedikit memberikan nasihat”, kata Agus.