Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Dandim 1701/Jayapura Bersama Unsur Pemkab Dan Masyarakat Tanam Padi Perdana Di Kampung Kuipons

adminpenrem 06/11/2017 0

Jayapura. Dengan thema “Pencanangan Penanaman Padi Serempak Bersama Kelompk Tani, Kodim 1701 Jayapura Dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura Dalam Rangka Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada Pangan di Kampung Kuipons, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailiyanto S. Sos bersama Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 1701/Jayapura Ny. Ariyanti Endah Nova Ismailiyanto melakukan penanaman padi perdana di areal sawah yang baru dibuka di kampung Kuipons, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Sabtu (4/11)

Dalam kegiatan tanam padi perdana tersebut juga dihadiri oleh Asisten 1 Sekda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.Kp, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Abraham Demonggreng, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura Adolof Yoku SP, MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura Tasrief Thalip, SP,  Kadistrik Nimboran Edison Yapsenang S.Sos, Danramil 1701-11/Nimboran Letda Inf Agus Riyadi, Perwakilan Kapolsek Nimboran Bripka Yonathan Yaru, Kepala Kampung Kuipons Yason Daka, Ibu-ibu persit Kodim 1701/Jayapura serta Kelompok-kelompok Tani kampung Kuipons dan para petugas PPL di Distrik Nimboran.

Menyambut para tamu undangan, Kepala Distrik Nimboran Ediso Yapsenang S. Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami pemerintah yang merupakan bagian dari komponen masyarakat merespon upsus swasembada pangan ini adalah upaya yang terbaik dari pemerintah pusat yang bekerjasama dengan TNI AD. Harapan kami selaku pemerintah, masyarakat kami genjot untuk memiliki perubahan yang satu ke perubahan yang lain. Sebagai anak negeri, kita semua punya harapan sama yakni menjadikan Distrik Nimboran ini menjadi lumbung padi bagi warga Papua.

Selain itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura juga menambahkan dalam laporannya bahwa luas keseluruhan areal sawah yang akan dibuka adalah seluas 40 Ha, sedangkan yang saat ini sudah dibuka seluas 16 Ha. Lahan sawah  yang baru dibuka ini, memang belum ada sumber airnya, akan tetapi kedepan pemerintah daerah akan berusaha untuk mebuat saluran irigasi sehingga areal sawah yang baru dibuka ini bukan menjadi padi ladang melainkan padi sawah, sehingga tugas kami adalah berbicara kepada pak Bupati dan kementerian pertanian agar areal sawah yang baru dibuka ini mendapatkan pasokan air yang cukup sehingga petani dapat menanam padi 3 kali setahun karena kalau hanya mengandalkan air hujan, petani hanya bisa tanam padi sekali setahun.

Dalam sambutannya, Dandim 1701/Jayapura menyampaikan bahwa salah satu ancaman yang nyata kedepan dimana perang terbuka sudah tidak ada lagi, kemungkinan perang antara satu negara dengan negara yg lain sudah kecil, maka yang terjadi adalah perang memperebutkan kedaulatan pangan. Kita perlu bersyukur bahwa negara kita ini bisa dikatakan surga karena negara kita berada di daerah elkuator yang tingkat kesuburan, potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia yang sangat bagus adalah merupakan incaran dan rebutan dari negara-negara lain, maka secara sadar, kita harus selalu mawas diri dan waspada.

Dandim juga menambahkan dalam sambutannya bahwa secara sadar, kita harus berpikir sektoral tentang daerah kita ini bahwa pada saat lahan ini sudah terbuka, maka tanggung jawab selanjutnya adalah mari kita bikin lahan ini menjadi lahan yang produktif, lahan yang tidak hanya sekedar kita tanami kemudian selanjutnya sudah ditumbuhi lagi rumput. Karena mulai dari pembukaan lahan sampai dengan saat penanaman hingga panen nanti, segala sarana dan prasarana akan didukung oleh pemerintah daerah.

Sambutan Plh Bupati Kabupaten Jayapura yang dibacakan oleh Asisten Setda Bidang Pemerintahan Kabupaten Jayapura yang intinya bahwa Presiden Republik Indonesia mencanangkan Swasembada  Pangan dengab target tiga tahun, tepatnya Tahun 2018 Indonesia bisa meraih kejayaannya kembali dalam sektor pertanian.

Ini merupakan program nasional yang harus dipicu, sehingga, dengan demikian, potensi di Kabupaten Jayapura dengan luas lahan kurang lebih 1500 Ha bisa memberi kontribusi terhadap produksi beras secara nasional. Hari ini, kita di kampung Kuipons, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura melakukan tindakan nyata dengan pencanangan penanaman padi. Gema Upaya Khusus telah kami gaungkan berarti kita harus bekerja keras.

Untuk itu, pada kesempatan inu, saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan baik TNI AD, para penyuluh pertanian, LSM, Akademisi, Cendekiawan dan Peneliti agar memberikan motivasi kepada para petani untuk melakukan kegiatan Swasembada Pangan di Kabupaten Jayapura dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mengupayakan pencapaian target produksi Swasembada Pangan Tahun 2018. Apalagi setelah mendengar laporan dari Kepala Dinas Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura bahwa dengan penambahan dari 900 menjadi 2000 Hektar lahan pertanian, saya sangat optimis bahwa kita bisa memberikan dukungan terhadap produksi ketahanan pangan nasional.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan kelompok-kelompok Tani dan penyerahan bantuan berupa hand traktor dan pompa air secara simbolis kepada kelompok tani Manemongso Kampung Kuipons, Distrik Nimboran, kelompok tani Mayonasing Kampung Kuipons, Distrik Nimboran dan kelompok tani Swentab, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura.

Setelah pemberian bantuan secara simbolis kepada para kelompok tani, acara dilanjutkan dengan pencanangan dan penanaman padi oleh Asisten Setda bidang Pemerintahan Kabupaten Jayapura, Dandim 1701/Jayapura, Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 1701/Jayapura, para tamu undangan dan seluruh warga Kampung Kuipons, Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura.

Leave A Response »

*