Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Amanat Penggugah Semangat Jenderal Sudirman Berkumandang Di Makodim Jayawijaya

adminpenrem 20/12/2017 0

Wamena, Hari ini Jumat 15 Desember 2017 merupakan hari bersejarah bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, terlebih bagi Korp Infanteri. Hal tersebut dikarenakan tepat tujuh puluh dua tahun silam pada tanggal 15 ini telah ditetapkan sebagai Hari Infanteri yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Hari Juang Kartika, untuk mengenang Pertempuran Ambarawa.

Di Wamena, untuk memperingati hari bersejarah tersebut telah dilaksanakan Upacara yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kodim 1702/Jayawijaya. Komandan Batalyon Infanteri 756/WMS Mayor Inf Arif Situmeang, S.Ip bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Pasi Ops Yonif 756/WMS Lettu Inf Soni Bahtiar yang diikuti lebih kurang seratus lima puluh pasukan upacara.

Hati terasa bergetar tatkala dibacakan Amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman oleh Inspektur Upacara, bagaimana tidak bergetar simak saja amanat-amanat tersebut ” Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasadku ini tetapi jiwaku yang dilindungi benteng Merah Putih akan tetap hidup tetap menuntut bela siapapun lawan yang kuhadapi. Meskipun kamu mendapat latihan jasmani yang sehebat-hebatnya tidak akan berguna jika kamu mempunyai sifat menyerah, tentara akan timbul dan tenggelam bersama-sama negara.

Tentara Indonesia bukanlah serdadu sewaan, tetapi prajurit yang berideologi yang sanggup berjuang dan menempuh maut untuk keluhuran tanah airmu, percaya dan yakinlah bahwa kemerdekaan suatu negara yang didirikan di atas himpunan reruntuhan ribuan jiwa raga rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia. Janji sudah kita ucapkan tekad sudah kita tanamkan semua ini tidak akan bermanfaat bagi tanah air kita apabila janji dan tekad ini tidak kita amalkan dengan amalan yang nyata.

Upacara berlangsung dengan khidmat, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jalan santai mengelilingi Kota Wamena dan senam bersama yang diakhiri dengan pengundian doorprise hadiah.

Leave A Response »

*