Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

PEDULI KESULITAN MASYARAKAT,  SATGAS PAMTAS YONIF PR 501/KOSTRAD BANGUN SARANA PLTA DI WILAYAH PERBATASAN

adminpenrem 28/07/2018 0

Abepura (27/7), Banyak daerah di Indonesia khususnya di wilayah Papua yang belum terjangkau oleh jaringan listrik PLN, sehingga sebagai jalan pintas masyarakat menggunakan genset baik untuk penerangan maupun kebutuhan sehari-hari. Kebanyakan masyarakat di wilayah pedalaman Papua banyak yang menggunakan genset sebagai tenaga listrik yang banyak mengkonsumsi BBM dan hal tersebut menjadikan beban tersendiri bagi kehidupan masyarakat . Di samping itu penggunaan genset tidaklah ramah lingkungan karena dapat mencemari lingkungan, dan juga menimbulkan kebisingan.

 

Sebagai satuan penugasan dibawah Kolaops Rem 172/PWY, Satgas Pamtas Yonif PR 501/ BY telah banyak memberikan kontribusi dan sumbangsihnya bagi masyarakat di wilayah penugasan dan perbatasan.  Dari berbagai kegiatan Binter yang dilakukan, salah satu kegiatan Binter yang paling menonjol dan menjadi buah karya bagi kesejahteraan masyarakat yaitu adanya pembangunan sarana PLTA ( Pembangkit Listrik Tenaga Air ) yang secara langsung di kerjakan oleh anggota Satgas Pamtas Yonif PR 501/BY Pos Pitewi sebagai wujud perhatiaan kepada masyarakat khususnya di Kampung Kriko Kab. Keroom.

 

Pembangunan sarana PLTA di Kampung Kriko, merupakan bagian daripada kepedulian Satgas Yonif PR 501/BY kepada  masyarakat yang belum menikmati hasil pembangunan daerah melalui jaringan listrik PLN, sehingga masyarakat kampung Kriko belum sama sekali tersentuh penerangan listrik yang sangat penting dan dibutuhkan masyarakat. Kondisi yang ada, penerangan listrik hanya di bangun untuk penerangan jalan, namun belum dibuatkan sambungan listrik ke rumah-rumah masyarakat.  Terkait dengan pentingnya kebutuhan jaringan Listrik di Kampung Kriko, maka atas dasar panggilan tugas sebagai satuan penugasan, Dansatgas Yonif PR 501/BY Letkol Inf Antonio Chandra berinovatif untuk menuntaskan permasalahan kebutuhan Listrik bagi masyarakat di Kampung Kriko yang dituangkan dengan upaya membangun sarana PLTA buatan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Kriko.

 

Pembangunan sarana PLTA dengan Kincir Air, di buat Satgas 501 Kostrad secara permanen dengan memanfaatkan potensi wilayah air sungai yang letaknya dekat dengan Kampung Kriko. Pengerjaan sarana PLTA tersebut membutuhkan kerja keras yang memakan tenaga karena harus melakukan pengecoran tanggul sungai secara manual untuk menampung air yang akan  digunakan putaran kincir angin dan mesin dinamo dalam menghasilkan pembangkit listrik. Pembangunan sarana PLTA buatan ini, dilakukan secara sederhana oleh anggota Satgas Pos Pitewi bersama-sama dengan masyarakat yang turut serta membantu turun ke sungai membuat tanggul dan memasang kincir angin serta peralatan lainnya yang di butuhkan.  Meskipun pembangunannya memakan waktu beberapa hari, namun nilai gunanya sangat dirasakan sekali bagi kebutuhan hidup masyarakat Kampung Kriko.

 

Salah satu tokoh masyarakat Bapak Martin Putui Ketua RW Kampung Kriko, sangat bangga dan memberikan Apresiasi yang tinggi kepada Satgas Yonif PR 501/BY atas pembangunan sarana PLTA di wilayahnya yang selama ini belum merasakan penerangan listrik. Dengan adanya penerangan listrik di rumah warga maka menjadi moment yang berharga atas hasil buah karya Satgas Yonif PR 501/BY demi kebutuhan hidup masyarakat Kampung Kriko dan sangat menunjang aktivas kegiatan masyarakat sehari-hari, terang Bapak Martin.

 

Danrem 172/PWY Selaku Dankolaops, memberikan respon yang sangat positif atas pembangunan sarana PLTA Kincir Angin di Kampung Kriko yang telah di buat oleh Satgas Yonif PR 501/BY. Sudah sepatutnya TNI berbuat yang terbaik dalam mengatasi kesulitan masyarakat di wilayahnya dan hal ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab satuan penugasan untuk menjadi solusi dalam menjawab permasalahan masyarakat diwilayah tanggung jawabnya, tegas Danrem. Adanya pembangunan PLTA Kincir Angin tersebut, merupakan buah pemikiran yang positif dan sudah tentu menjadi pemicu hubungan emosional yang menggambarkan kemanunggalan TNI dan rakyat, tambahnya.

Leave A Response »

*