Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

“Pak Guru Pos” Sebutan Murid Sekolah Untuk Anggota Satgas Yonif PR 501 Kostrad Yang Mengajar

adminpenrem 09/08/2018 0

Abepura – Rabu (8/8), Di wilayah Papua, kekurangan tenaga pendidik merupakan satu hal yang sudah biasa dan sangat sering dijumpai. Seperti yang terjadi di SDN Inpres Nafri, Kampung Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura yang memiliki murid sebanyak 140 anak, namun hanya memiliki 6 orang Guru pengajar. Berangkat dari hal tersebut membuat Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Nafri berinisiatif untuk membantu menjadi Guru pengajar di SDN Inpres Nafri.

Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad mengungkapkan bahwa kekurangan tenaga pendidik tidak bisa kita anggap sebagai masalah biasa. Masalah tersebut apabila tidak ditindaklanjuti akan berdampak serius bagi para calon generasi penerus Bangsa. “Seperti apa wajah Negara Republik Indonesia di masa depan sangat bergantung kepada mereka yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah Dasar”, tutur Dansatgas.

Setiap harinya, beberapa personel Pos Nafri berkunjung ke SDN Inpres Nafri untuk mengisi jam-jam pelajaran yang kosong. Mata pelajaran yang diberikan pun bermacam macam, mulai dari pelajaran Matematika, Kewarganegaraan, sampai dengan Wawasan Kebangsaan disesuaikan dengan mata pelajaran apa yang tidak ada pada hari itu. Kedekatan personel Satgas dengan para murid membuat murid murid menyebut sebuah nama panggilan khusus untuk personel Satgas, yaitu “Pak Guru Pos”.

Sejak awal sebelum berangkat melaksanakan penugasan di Papua, personel tiap tiap Pos telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan tentang cara/tekhnik mengajar untuk tingkat SD dan SMP. Sehingga personel Pos yang telah ditunjuk untuk mengajar adalah orang orang yang sudah paham bagaimana caranya mengajar.

Kepala Sekolah SDN Inpres Nafri, Ny. Margaretha Paelo, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Satgas 501 Kostrad karena telah membantu pihak Sekolah untuk mengajar para murid. Margaretha juga menuturkan bahwa kekurangan guru pengajar di sekolahnya disebabkan karena banyaknya sekolah yang juga mengalami kekurangan guru pengajar, sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut satu orang guru harus mengajar lebih dari satu Sekolah. Kepala Sekolah sangat senang melihat cara Satgas mengajar murid muridnya karena dinilai sangat efektif mengusir kebosanan para murid dalam belajar.

Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad akan terus berupaya membantu program Pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus Bangsa. Satgas 501 Kostrad berharap, apa yang diajarkan kepada para murid bisa bermanfaat bagi mereka. Masa Sekolah Dasar adalah waktu yang tepat untuk menanamkan pengetahuan tentang Ideologi Negara dan Wawasan Kebangsaan. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa nanti, mereka tidak akan lupa dengan Bangsanya dan tanah tumpah darahnya, yaitu Indonesia.

Leave A Response »

*