Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Sweeping Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Amankan 3 Oknum Pemuda Bawa Ganja

adminpenrem 12/09/2018 0

Wilayah Perbatasan merupakan Daerah yang sangat rentan dengan kasus peredaran narkoba, karena wilayah Perbatasan merupakan gerbang utama yang sering dijadikan jalur lalu lintas para oknum pengedar narkoba untuk mengedarkan barang haram tersebut.

Guna memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Perbatasan Papua, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad gencar menggelar kegiatan sweeping secara tiba-tiba. Seperti sweeping yang digelar oleh Pos Skamto di Jalan Lintas Keerom-Abepura, Distrik Arso, Kab. Keerom yang berhasil mengamankan seorang oknum pemuda berinisial EET (23 tahun) yang kedapatan membawa 1 Kg ganja siap edar yang dikemas menjadi 7 paket ukuran besar dan 13 paket ukuran kecil.

Saat terjaring sweeping, EET sedang mengendarai sepeda motor jenis Matic tanpa nomor kendaraan yang hendak melintas dari arah Arso menuju Abepura. Namun pada saat diperiksa EET tidak membawa ganja tersebut, hanya ada beberapa kaleng sisa minuman beralkohol. Selanjutnya EET dipersilahkan melanjutkan perjalanannya.

Berselang 5 menit, EET kembali melintas di depan Pos Skamto menuju arah Arso. Melihat gelagat yang mencurigakan, beberapa personel Pos Skamto memutuskan untuk membuntuti EET. Di tengah perjalanan, EET sempat berhenti menghampiri sebuah mobil jenis mini bus kemudian kembali melanjutkan perjalanannya ke arah Arso.

Tak lama berselang, personel Pos Skamto melihat EET membuang sebuah plastik berwarna hitam di pinggir jalan. Kemudian plastik tersebut diperiksa oleh Personel Pos Skamto, dan didapati 7 paket besar ganja kering dan 13 paket kecil. Selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap EET, hingga akhirnya EET berhasil diamankan di Kampung Arso 1.

EET yang berdomisili di Komplek Pemda 3, Distrik Abepura, Kota Jayapura mengaku mendapatkan ganja tersebut dari Seorang temannya berinisial YS yang juga tinggal di wilayah Abepura.

Dugaan sementara, ganja tersebut akan di jual kembali ke Seorang penadah. Cara mereka melakukan transaksi tidak bertemu secara langsung, melainkan si pembeli akan mengambil ganja tersebut di tempat yang telah disepakati sebelumnya. Cara seperti ini sudah lazim mereka lakukan untuk menghindari pantauan dan mengelabui petugas.

Berselang satu hari dari kejadian diatas pada tanggal 10 September 2018 sweeping malam yang digelar Pos Nafri di Jalan Lintas Abepura-Keerom, Kampung Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura juga berhasil mengamankan 2 oknum pemuda berinisial HS (25 tahun) dan AS (28 tahun) yang kedapatan membawa 7 paket ganja kering siap edar seberat 50 gram, dan 2 linting ganja siap pakai.

Tersangka HS yang berdomisili Waena, Jayapura mengaku ketujuh paket ganja tersebut Ia dapat dari temannya berinisial MN (19 tahun) yang juga tinggal di wilayah Waena. Sedangkan tersangka AS yang berdomisili di Yabansai, Kec. Heram, Jayapura mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya ED (21 tahun) yang tinggal di daerah Waena. Mereka berdua juga mengaku ganja tersebut rencananya akan mereka konsumsi di wilayah Arso 10.

Saat berita ini dirilis, ketiga tersangka telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Tersangka EET diserahkan ke Polres Keerom, sementara HS dan AS diserahkan ke Polsek Abepura. Bripda Fitra selaku yang menerima tersangka EET dari Polres Keerom mengucapkan terima kasih kepada pihak Pos Skamto karena telah membantu pihaknya dalam memberantas peredaran narkoba.

Bripda Fitra berharap kerja sama seperti ini dapat terus ditingkatkan. Karena apabila Satgas dengan Polri solid, maka para oknum pengedar narkoba akan berpikir ribuan kali untuk mengedarkan narkoba, khususnya di wilayah Papua.

Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tidak mendekati apalagi mengkonsumsi narkoba apapun jenisnya. Karena selain dapat merusak peradaban manusia, ada Undang Undang yang disertai sanksi hukum yang akan menjerat kepada siapa saja yang terlibat dalam kasus narkoba. Pikirkan kembali dan sayangi keluarga kita sebelum menjatuhkan diri kedalam lembah hitam narkoba.

 

Leave A Response »

*