Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

PERINGATI HUT GKI KE-62, DANYONIF 756/WMS GELAR PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN PASTORI DI MARKAS BATALYON

adminpenrem 26/10/2018 0

Abepura (26/10), dalam rangka memperingati HUT GKI Ke-62 di tanah Papua, Danyonif 756/WMS Mayor Inf Arif Budi Situmeang menyelenggarakan kegiatan ibadah pengucapan syukur berdirinya Gereja Kristen Injil (GKI) ditanah Papua ke-62 tingkat Klasis Baliem Yalimo sekaligus peletakkan batu pertama pembangunan pastori jemaat GKI Oikumene Yonif 756/WMS bertempat di lapangan Yonif 756/WMS jalan trans Wamena-Kimbim Kab. Jayawijaya yang dihadiri jemaat GKI sekitar 2.000 orang pada hari Jumat, 26/10/18 Pukul 09.45 Wit.

Pelaksanaaan Ibadah syukur dan peletakan batu pertama yang berlangsung hikmat tersebut, dihadiri para Pejabat Pemda, TNI Polri dan tokoh agama diantaranya Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto, SH, Danyonif 756/WMS Mayor Inf. Arif B. Situmeang, Waka Polres Jayawijaya Kompol Andreas L. Tampubolon, S.I.K, Ketua DPRD Jayawijaya Taufik Latuihamallo, Asisten II Setda Jayawijaya Yohanes Katoleng, Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait, Dan Subdenpom Wamena Lettu CPM Aris U.P, Ketua Klasis Baliem Yalimo Pdt. Yudas Meaga, S.Th, Ketua Klasis Baliem Yalimo Pdt. Abraham Ungirwallu, S.Th, dan para Hamba Tuhan serta jemaat GKI Klasis Baliem Yalimo.

Danyonif 756/WMS Mayor Inf Arif B. Situmeang mengatakan ibadah syukur dan peletakan batu pertama pembangunan pastori ini, kita selenggarakan sebagai ungkapan syukur seluruh keluarga besar Yonif 756/WMS beserta masyarakat dalam memperingati berdirinya GKI ke-62 di tanah Papua sehingga kita laksanakan di Lapangan Yonif 756/WMS. Oleh karena itu, dengan moment yang tepat ini saya mengundang tokoh agama dan seluruh jemaat masyarakat GKI di wilayah klasis Baliem Yalimo untuk turut menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan pastori di Yonif 756/WMS dengan harapan adanya pembangunan pastori ini dapat menjadi berkat dalam mendukung kegiatan ibadah bagi prajurit dan keluarga di batalyon Yonif 756/WMS, ujar Situmeang.

Mengawali ibadah, rohaniawan Pdt. Catarina Asso memasuki tempat acara dengan di iringi tarian adat Papua yang kemudian dilanjutkan dengan Lagu Hymne GKI sebagai lagu ibadah syukur berdirinya Gereja Kristen Injil (GKI) ditanah Papua ke-62 dengan tema “Datanglah Kerajaanmu” dan sub tema ” Melalui HUT GKI ke-62 di tanah Papua kita memperbaharui kwalitas pendidikan dan pembinaan mewujudkan pertumbuhan spritual kemandirian, kesejahteraan perdamaian dan kebersamaan dalam gereja dan masyarakat.

Sebagai pengkhotbah, Pdt. Dr. Anton Rumbewas, M.Th dalam pemberitaan injilnya mengatakan bahwa kita memuji Allah sebagai proklamasi iman dengan lahirnya GKI sebagai Gereja Injili dan kehadiran GKI menggambarkan dinamisnya manusia dalam sejarah. Perjuangan GKI diseluruh dunia melahirkan 2 peristiwa penting yaitu sejarah pertarungan antara kuasa kegiatan kapan dengan Injil dan mengangkat peradaban tanah Papua yang telah digenapkan pada tanggal 26 Oktober 1956, tegasnya.

Hari ini dimana mengaplikasikan iman dan bagaimana bekerja secara ajaib dengan tangan tangan tidak kelihatan sebagai alat pemersatu dan pembawa keselamatan ditanah ini, hanya Injil yang mengajarkan keselamatan setelah mati. Apa yang dilakukan gereja harus ditingkatkan untuk kemajuan Injil ditanah Papua dan 62 tahun adalah cermin untuk mengetahui diri kita sudah sejauh mana berbuat untuk GKI, ungkap Pdt. Anton Rumbewas.

Seusai Khotbah, selanjutnya dilaksanakan Peletakan batu pertama pastori jemaat GKI Oikumene Batalyon 756/WMS yang disaksikan oleh para tamu dan undangan jemaat yang hadir pada saat itu. Peletakan batu pertama secara berturut turut dilaksanakan oleh Asisten II Setda Jayawijaya, Danyonif 756/WMS, Dandim 1702 Jayawijaya, Waka Polres Jayawijaya, Sekda Lanny Jaya, Ketua PRI Cab. Jayawijaya, dan Ketua Klasis Baliem Yalimo.

Ketua Klasis Baliem Yalimo Pdt. Abraham Ungirwallu, S.Th dalam sambutannya mengatakan bahwa GKI hadir bukan karena ada Wamena tapi lahir sejak tahun 1959 untuk membangun dan melakukan perubahan serta menggantikan kekerabatan dengan kedamaian. GKI hadir dengan misi lainnya untuk perubahan dan kemajuan. Atas nama ketua Klasis Baliem Yalimo saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga semuanya berjalan dengan baik, Ujar Ketua Klasis.

Diakhir ibadah syukur dan peletakan batu pertama pastori, acara dilanjutkan dengan Pemotongan kue ulang tahun HUT GKI ke 62 tahun 2018 oleh Forkopimda Jayawijaya yang kemudian diakhiri dengan kegiatan ramah tamah bersama seluruh jemaat GKI yang hadir di Yonif 756/WMS.

Leave A Response »

*