KORAMIL BONGGO AJAK MASYARAKAT TETOMJAYA MANFAATKAN LAHAN KOSONG JADI PRODUKTIF

adminpenrem 15/01/2019 0

Sarmi – Koramil 1712-06/Bonggo mengajak masyarakat kampung Tetomjaya Distrik Bonggo Kab. Sarmi, untuk memanfaatkan lahan kosong yang masih ada di kampung tersebut menjadi produktif guna meningkatkan ketahanan pangan di Kab. Sarmi.

Bersama masyarakat, Babinsa Koramil Bonggo melaksanakan penanaman sebanyak 200 tanaman pohon produktif dan bernilai ekonomi ditanam dilahan kelompok tani bersama di jalur 3 lama Kampung Tetomjaya SP 3 Distrik Bonggo Kab. Sarmi.

“Kami mengajak dan turun langsung kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif dengan menanam pohon yang berbuah jangka panjang yang mana dapat menunjang perekonomian warga di masa mendatang. Seperti pohon jeruk, pohon durian, pohon rambutan dan pohon manga”, kata Danramil Kapten Inf Sahanuddin, Selasa (15/1).

Selain tanaman pohon buah, Danramil menyebutkan, masyarakat juga diberikan bibit pohon gaharu. “Kita juga menanam dan memberikan bibit pohon gaharu kepada masyarakat untuk ditanam di lahan-lahan yang masih kosong di perkebunan mereka. Kita tahu sendiri bahwa gaharu memiliki nilai ekonomi tinggi hingga saat ini, diharapkan masyarakat dapat membudidayakan pohon tersebut”, ungkapnya.

Menurutnya, lahan kosong yang ada harus ditanami. “Lahan sekecil apa pun harus ditanami, jangan dibiarkan kosong. Ini merupakan upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah maupun oleh TNI AD secara serentak di seluruh Indonesia”, sambungnya.

Ketua Kelompok Tani Bersama Tetomjaya, Herman menyampaikan, masyarakat di kampung tetomjaya sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh koramil guna meningkatkan perekonomian warga binaannya.

“Kami berharap, kedepan koramil juga dapat memberikan bibit-bibit tanaman seperti ini kepada para kelompok tani yang ada di distrik bonggo dan sekitarnya, begitu pula dengan masyarakat yang masih memiliki lahan kosong di pekarangan rumah. Karena masih banyak lahan kosong di daerah ini”, katanya.

 

Leave A Response »

*