03/12/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

SATGAS NOBAR PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI PADA HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2020

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggal 1 Juni menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia, sebab pada tanggal tersebut Presiden Soekarno berpidato di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau ‘Dokuritsu Junbi Cosakai’ pada 1 Juni 1945, yang mana tanggal ini di tetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila.

Dan saat ini tepat 1 Juni 2020 bangsa Indonesia kembali memperingati hari lahirnya Pancasila tersebut.

Dan tidak ketinggalan dengan Satgas Yonif 713/ST dengan seluruh jajarannya yang saat ini melaksanakan tugas pengamanan Perbatasan RI-PNG sektor utara mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan bersama Pidato Kenegaraan bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia. Senin (01/06/2020)

Presiden Soekarno sebagai bapak Proklamasi yang memperkenalkan konsep atau rumusan awal dasar negara Indonesia merdeka bernama Pancasila.

 

Lima sila tersebut menjadi panutan setiap orang dalam bersikap dan bernegara. Arah perjalanan kehidupan masyarakat bahkan bisa mengacu ke lima sila hasil pemikiran para pendiri bangsa tersebut.

Setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya rumusan Pancasila hasil pemikiran Bung Karno berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.

Adapun isi Pancasila yang sudah final dan disepakati bersama oleh tokoh-tokoh Nusantara dari Sabang sampai Merauke adalah sebagaimana yang diketahui publik Indonesia saat ini, yaitu:

1. Ketuhanan yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bahwa untuk pertama kalinya Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan oleh Ir Soekarno, Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945.”

Lalu diterangkan pula bahwa pada 18 Agustus telah ditetapkan sebagai Hari Konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2008, sehingga untuk melengkapi seja

rah ketatanegaraan Indonesia perlu ditetapkan hari lahir Pancasila, maka itu ditetapkanlah 1 Juni.

Selanjutnya keputusan akhir dalam Keppres 24/2016; yakni (1) Menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, (2) Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional, serta (3) Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Sejak ditetapkannya harlanya, Presiden Jokowi pun kerap melaksanakan upacara dan menjadi Inspektur Upacara (Irup) Harla Pancasila di Gedung Pancasila di Kementerian Luar Negeri sejak 2017 lalu. Kepala Negara telah memutuskan 1 Juni sebagai libur nasional sejak 2016 saat memperingati Harla Pancasila di Bandung.

Namun, saat pandemi Covid-19 Kepala Negara menjadi Irup di Istana Bogor. Upacara Harla Pancasila pun digelar secara virtual oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di kantor masing-masing pejabat negara.

Dalam amanatnya pada hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 ini Presiden mengatakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu saling membantu tanpa membeda bedakan suku,agama, ras.
Bangsa kita adalah bangsa pemenang.

Situasi kita sebagai bangsa harus bekerja keras, terlebih dalam masa pandemi covid 19 ini, kita harus optimis, mampu menjawab segala peluang dan tidak boleh berhenti berkreasi di tengah pandemi covid 19 ini.

Mari kita perkokoh persatuan, mari kita tunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kuat. Mari kita saling bersatu,saling berbagi demi kemajuan negeri kita tercinta ini.