13/04/2021

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Satgas Yonif Raider 100/PS Hadiri Acara Ibadah Natal, Berikut Harapan Dansatgas Untuk Kedepannnya

Keerom – Menyambut puncak perayaan Natal, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Raider 100/PS turut hadir dalam melaksanakan kegiatan Ibadah Natal bersama dengan Masyarakat dimasing-masing gereja. Berharap di bulan yang penuh kasih dan membawa cinta damai ini, tidak terjadi hal-hal yang dapat merusak kebahagiaan dan hikhmad umat Nasrani dalam beribadah sesuai dengan kepercayaan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia ulhaq dalam rilisnya tertulis di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Jumat,(25/12/2020), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk toleransi antara umat beragama dalam menyambut suka cita di Hari Natal. “Selain untuk mempererat tali kasih atau hubungan emosional antara Prajurit Yonif Raider 100/PS dengan Masyarakat, kita juga turut berbahagia melihat masyarakat Perbatasan begitu bersuka cita dalam menyambut hari Natal.” Ungkap Dansatgas.

Menurutnya kegiatan ibadah Natal ini selain menyambut perayaan Natal juga sebagai salah satu sarana dalam menjaga hubungan TNI Rakyat. “Di bulan yang penuh kasih ini, kami berharap dapat meningkatkan tali silaturahmi dengan Masyarakat melalui kegiatan ibadah bersama ini. Harapannya kedepan agar TNI dan Rakyat dapat bersama-sama bergandeng tangan menjadikan Papua lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan ibadah Natal ini dilaksanakan oleh jajaran pos Satgas Yonif Raider 100/PS dimana masing-masing pos terdapat personel yang beragama Nasrani yang melaksanakan ibadah bersama masyarakat binaannya. “Berbagai kegiatan dilakukan oleh pos, mulai dengan kegiatan bersaksi lewat puji pujian atau disebut Vokal Group, karya bhakti pembersihan gereja, pembagian sembako, Alkitab dan alat tulis dan berbagai aksi sosial lainnya,” jelasnya.

“Harapannya pada puncak perayaan Natal ini semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, selalu menjaga solidaritas menjunjung tinggi toleransi umat beragama, dan membawa kedamaian antar umat manusia, tidak ada lagi perpecahan di antara masyarakat dan menjadi perubahan besar untuk Negara Indonesia yang lebih maju,” tutupnya.