23/09/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Panglima TNI Tinjau Jalan Wamena- Mumugu

photo_2017-02-05_16-53-26Wamena – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi KASAD Jenderal TNI Mulyono berkesempatan mengunjungi Wamena, tepat Pukul 09.45 WIT dengan menggunakan dua pesawat CN 295 Seri A.2908 milik TNI AU A-7305 rombongan tiba di Bandara Udara Wamena Jalan Trikora, Kamis (02/02).

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan ke Lembah Baliem kali ini  merupakan Kunjungan Kerja dalam rangka meninjau langsung pengerjaan jalan yang menghubungkan antara Wamena-Mumugu yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pertengahan bulan ini.

Dengan berkendara sepeda motor jenis KLX, Panglima TNI diikuti kurang lebih empat puluh pengendara motor lainya start dari Makodim 1702/JWY menuju Danau Habema dengan menempuh jarak sejauh empat puluh delapan kilometer. Dihadapkan dengan medan yang berliku-liku, tanjakan, turunan, kabut tebal, cuaca dingin serta sebagian jalan yang belum diaspal tersebut, perjalanan dari pusat kota Wamena menuju Danau Habema ditempuh dengan waktu kurang lebih satu setengah jam.

photo_2017-02-05_16-53-22Dalam wawancara dengan wartawan di lokasi Danau Habema, Panglima TNI menyampaikan Dalam pembuatan badan jalan dari Wamena sampai Mumugu yang dikerjakan oleh pihak PU bekerjasama dengan TNI sangat banyak kendala di lapangan, kita dapat melihatnya di wilayah Mumugu yang merupakan daerah rawa, dalam tujuh bulan hanya mampu membuat badan jalan sepanjang tiga kilometer saja, hal tersebut terjadi karena timbunan yang merupakan badan jalan sering hilang terbawa air.

Pembuatan badan jalan yang telah dikerjakan oleh TNI sudah selesai 100%, selanjutnya kami dari pihak TNI menyerahkan sepenuhnya kepada PU untuk melanjutkan pengaspalan jalan, mudah-mudahan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya pengerjaan tersebut dapat selesai.

Saya datang bersama KASAD dan rombongan atas perintah Bapak Presiden agar meninjau langsung kondisi pengerjaan jalan ini, karena kemungkinan besar Presiden berkenan untuk meresmikan jalan ini dalam waktu dekat.

photo_2017-02-05_16-53-29Satu hal berita gembira bahwa yang tadinya masyarakat Mumugu ingin pergi ke Batas Batu dengan menggunakan Boat mendayung  selama berhari-hari karena melambung terlalu jauh atau berjalan kaki naik turun gunung selama dua belas jam hingga bermalam di kampung-kampung yang dilewatinya, sekarang dengan adanya jalan ini masyarakat hanya memerlukan waktu tiga jam berjalan kaki, dan kurang lebih satu jam berkendaraan roda dua maupun roda empat untuk sampai ke Batas Batu. Mudah-mudahan pengerjaan jalan ini dapat selesai secepatnya sehingga memudahkan masyarakat sekitar untuk mejalankan aktivitasnya sehari-hari”, pungkasnya.

Dengan adanya pembangunan jalan ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat Mumugu  dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, disamping itu menghindarkan daerah Mumugu dari daerah terisolasi serta mensejahterakan masyarakat setempat.