26/11/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Tanamkan Ilmu Agama, Mushollah Satgas 410 Di Jadikan Tpq Bagi Anak-Anak Wembi

Keerom – Tidak adanya sarana pendidikan agama dan sarana tempat ibadah, telah menggugah hati para personel Pos Wembi Satgas Yonif 410/Alugoro mengambil inisiatif dengan memanfaatkan mushola  yang sederhana di Pos untuk dijadikan sebagai TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an) bagi anak-anak Kp Wembi. TPQ sederhana yang memanfaatkan sarana mushola Pos Wembi namun tidak menyururutkan personel Pos Wembi untuk sekedar menularkan ilmu agamanya kepada anak-anak Kp Wembi yang haus akan ilmu agama. Bertindak sebagai guru mengaji Serma Aris Pribadi Bakes Pos Wembi Kompi B yang di bantu oleh Kopda Wahyudi.

“Saya merasa kasihan pada anak-anak disini, mereka butuh ilmu agama bekal di masa depan. Terharu rasanya melihat anak-anak yang begitu semangat untuk mengaji, meski semua serba terbatas. Saya ajari mereka mulai yang dasar seperti membaca huruf hijaiyah dan akhlakul karimah sedikit demi sedikit pada mereka” kata Serma Aris Pribadi

Semangat anak-anak Kp Wembi dalam menimba ilmu agama di Pos terlihat sehari-harinya, meskipun dengan berjalan kaki dari rumah ke Pos cukup lumayan jauh tetapi jiwa mereka sudah terbiasa, dan khikmahnya fisik anak-anak ini bertambah kuat. Setelah sampai di depan pintu penjagaan Pos, para santri harus menaiki anak-anak tangga yang cukup tinggi dan panjang yang bisa menguras tenaga untuk sampai di tempat menimba ilmu agama TPQ Al Huda yang terletak diatas bukit.

“Terima kasih om-om tentara mau ngajari kami ngaji, omnya sabar (nagajari mengaji) semua kok. Cuman tempatnya jauh, mana harus naik tanggga yang tinggi lagi” ujar Feby salah satu anak santri.

Terharu melihat semangat para santri yang begitu luar biasa di dalam mengaji agama, demi menghemat waktu dan tenaga para santri Danki B Satgas Lettu Inf Sunarta berinisiatif untuk memanfaatkan kendaraan Satgas untuk antar jemput para santrinya, hal ini bisa menambah semangat mereka.

Hal ini menimbulkan reaksi para orang tua para santri. “Terima kasih Bapak Tentara, saya bingung harus ngomong apa lagi ini. Setahu saya tentara itu bisanya cuman berperang, ini pada jadi Ustat guru ngaji, alkhamdulillah” kata Bp Kahar orang tua Feby.