03/12/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

TNI Kunjungi Warga Pelosok Kampung Ubiau

Keerom. Untuk meningkatkan keakraban dan kedekatan dengan warga masyarakat, Selasa 18 Juli 2017 Dansatgas Yonif 410/Alugoro mengunjungi warga masyarakat yang ada di pelosok Kampung Ubiau dengan medan yang sangat sulit dan menantang. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian yang sangat mendalam  dari Dansatgas yang ingin lebih dekat dengan warga masyarakat di wilayah perbatasan khususnya warga yang ada dipelosok-pelosok kampung yang sulit dijangkau. Dengan adanya kunjungan seperti ini, warga masyarakat merasa mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Kunjungan Dansatgas ini mendapatkan sambutan yang cukup baik meskipun terkadang terlihat agak terkesan canggung dari wajah mereka.  Warga masyarakat Kp Ubiau yang sebagian besar warganya hidup dengan penuh kesederhanaan. Dansatgas dalam kegiatan ini dijadikan kesempatan untuk banyak berinteraksi dengan warga masyarakat setempat, sekaligus memberikan saran dan masukan kepada mereka agar hidup mereka bisa menjadi lebih baik.

Dalam kunjungan kali ini Dansatgas membagikan sekedar oleh-oleh kepada anak-anak kecil yang ada di kampung ini, sehingga mereka nampak sangat gembira atas pemberian oleh-oleh ini.  Baru sekali bertemu, anak-anak disini nampat akrap dengan Dansatgas, mereka sempat bercengkrama dan bercanda ria. Kegiatan interaksi dengan anak-anak, Dansatgas juga memberikan dorongan semangat untuk lebih giat dan rajin bersekolah. Dansatgas juga bertanya kepada anak-anak tantang keinginan dan cita-cita mereka setelah dewasa nanti.

Melihat keakraban Dansatgas dengan anak-anak mereka, sebagai orang tua mereka merasa sangat senang, bangga dan bahagia. Para orang tua yang tadinya nampak canggung dan kurang akrap, akhirnya suasana menjadi mencair serta ikut ceria seperti anak-anak mereka, sehingga suasana menjadi akrab.

Pada sisi kehidupan lainnya, hampir sebagian besar warga masyarakat disini matapencahariannya berkebun yang sekiranya hanya bisa untuk mencukupi kehidupan sehari-hari. Mereka hidup sehari-hari hanya dengan mengandalkan dari hasil berkebun.