23/09/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Jelang HUT TNI, Satgas Adakan Pengobatan Masal

Keerom – Kamis (28/9) Jajaran TNI yang ada di wilayah Kab Keerom (Satgas Yonif 410/Alugoro; Satgas PR 432/Kostrad serta Kodim 1701/Jayapursa) melaksanakan pengobatan masal di Posyandu Kp Pikere, Distrik Arso Timur, Kab Keerom dalam rangka menyambut HUT TNI ke 72 yang jatuh pada tanggak 5 Oktober 2017. Kegiatan pengobatan masal ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hari jadinya ke 71 dan wujud  kecintaan TNI pada warga masyarakat khususnya yang ada di perbatasan.

Pengobatan masal ini bekerja sama antara jajaran TNI yang ada di wilayah Kab Keerom, Dinas Kesehatan Keerom, PT. Freeport Indinesia dan instansi lainnya yang secara kompak dan sukarela mendharmabaktikan dirinya untuk kesejahteraan masyarakat setempat khususnya di bidang kesehatan.

Pengobatan masal ini dibuka secara resmi oleh Kepala Distrik Arso Timur Aji Setiaji, S.IP yang menyampaikan agar warga masyarakat memanfaatkan pengobatan masal ini dengan sebaik-baiknya. “Pengobatan ini gratis, silahkan berobat dan sampaikan semua keluhan-keluhan pada tim medis. Disini ada dokter dari TNI juga dari Dinkes” kata Kepala Distrik didepan warganya.

Warga masyarakat menyambut dengan baik adanya program kegiatan pengobatan masal ini, mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berobat maupun hanya srkedar konsultasi masalah kesehatan. “Mereka (masyarakat) umumnya datang untuk berobat tapi ada juga yang konsultasi masalah kesehatan. Semuanya kami layani dengan baik” tutur Letda Ckm dr Rinto Manurung sambil melayani warga yang berobat.

Tim kesehatan dari TNI khususnya dalam hal ini Satgas Yonif 410/Alugoro dan Dinkes melayani semua keluhan-keluhan dari masyarakat yang ingin berobat baik tua, muda dan balita. “Warga yang berobat umumnya sakit batuk, flu, asam urat dan penyakit lainnya yang sifatnya ringan, tanpa harus di lakukan tindakan evakuasi ke RS” kata dr Dhanta petugas Puskesmas Petiwi, Arso Timur.

“Ini saya punya anak seperti kena gejala malaria, ini anak tambah panas lagi. Waduh pusing saya” keluh Mama Beralda di depan tim kesehatan. Di wilayah Kab Keerom sebagian merupakan endemik penyakit malaria.