25/09/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

Enam Pemuda Membawa Ganja Diamankan Satgas Yonif PR 432 Kostrad Di Skouw

Skouw – Sabtu (07/10), Ganja merupakan barang psikotropika yang paling faforit diminati untuk dikonsumsi oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab terutama akhir akhir ini bisa kita lihat di media sangat memprihatinkan dimana para pemuda ini sudah tidak mempedulikan lagi kesehatan dan masa depanya.

Tentunya kita bisa lihat juga di sekitar kita sendiri di wilayah perbatasan ini dengan masih didapatkanya barang bukti oleh Prajurit Satgas yang sedang jaga para pemuda ini tadi malam mencoba melintas Pos diluar jam berkunjung di depan Poskotis Satgas Pamtas RI-PNG.

Pada Jumat malam pukul 23.15 Wit tanggal 06 Oktober 2017 tepat di depan pos jaga Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 432 Kostrad telah mengamankan satu buah mobil Avanza warna Hitam Nopol DD 1846 AW yang dinaiki 5 orang warga Komplek Apo Gunung Kota Jayapura oleh Praka Siswandi dan Pratu Yogi anggota Satgas Pamtas yang sedang melaksanakan jaga malam, karena ditanya berbelit belit maka Praka Siwandi merasa curiga dengan gerak gerik salah satu pemuda ini dan langsung di suruh turun semua penumpang mobil rental ini.

Menurut Praka Siswandi “Sengaja saya geledah semua satu persatu ternyata salah satu pemuda ini cerdik juga sebelum dicek barang buktinya di dalam saku celana diambil dan dipegang dalam genggamannya baru diangkat tangannya dikira kita bisa di kelabuhi tapi saya langsung menyuruh menurunkan dan membuka tanganya kami dapatkan 11 sebelas lintingan ganja yang siap pakai didalam genggaman tangannya salah satu pemuda ini atas nama Geri Manufandu”. terangnya

Penumpang mobil Avanza yang diamankan yaitu Geri Menupandu (Mahasiwa), Virgo Todi (Mahasiswa), Musang Menufandu (penganguran), Obet Varpunggon (penganguran) dan Asef Djartelomba (penganguran).

Menurut pengakuan saudara Geri Menupandu “Ganja 11 linting tersebut dikasih secara cuma-cuma oleh seorang warga PNG yang bernama Robby bekerja sebagai motoris speed Bod yang mengantar rombongan ke hamadi”.terangnya

Adapun barang bukti yang lain didapati antara lain, Uang 20 kina dan uang rupiah sebesar 12 rupiah, Jaket hitam, Tas noken, dan Dompet langsung diamankan oleh satgas, setelah di data dan diintrogasi oleh Staf Intel Satgas Pamtas RI-PNG.

Pasi Intel Satgas Kapten Inf M Tavin menyampaikan “Bahwa peredaran ganja ini sangat luar biasa dan untuk malam ini memang Barang bukti sangat kecil tidak sesuai dengan target yang kita harapkan, tapi dari semua ini ada kejanggalan dan kita bisa analisa bahwa mereka menyeberang dari PNG dan kembali melewati laut tiba di dermaga Hamadi setelah itu rombongan ini sebagian kembali lagi ke Perbatasan untuk mengambil kendaraanya, pengakuan dari para tersangka”. terangnya

“Dan kita bisa simpulkan bahwa dengan jalur laut yang mereka pakai tidak menutup kemungkinan pengiriman ganja dari PNG terus berjalan melalui jalur laut”. lanjutnya

Dansatgas Lektkol Inf Ahmad Daud menyampaikan “Semua Personel harus faham apa yang di sampaikan oleh Bapak Walikota beberapa hari yang lalu yaitu saat acara vestifal crossborder bahwa kepada petugas petugas perbatasan dalam mengawal dan mengamankan perbatasan jangan sekali kali membebaskan narkoba masuk ke kota Jayapura siapapun dia, apakah itu lewat laut, lewat darat ataupun lewat jalan jalan tikus”. paparnya

Satgas Pamtas Yonif PR 432 Kostrad akan meningkatkan keamanan dan akan memperketat wilayah perbatasan terutama sektor utara, semaksimal mungkin kami akan membendung masuknya ganja dari PNG dan kami akan berkoordinasi dengan Pihak Angkat Laut dan kepolisian”.  lanjutnya

Untuk tersangka dan barangbukti malam itu juga Satgas menyerahkan ke Pihak Kepolisian perbatasan untuk proses lebih lanjut.