19/09/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

DENGAN FILOSOFI POHON KELAPA, SATGAS PAMTAS YONIF 312/KALA ANJANGSANA DI KAMPUNG YAMBRAB

Keerom – Pos Ubrub Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam yang dipimpin langsung oleh Dankipur III Lettu Inf Dadang Iskandar mengunjungi salah satu desa binaan yaitu Kampung Yambrab, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua. Senin (03/08/20).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 312/Kala Hitam, Letkol Inf Dedy Ariyanto, S.I.P., M.M., M.Han., M.I.Pol dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (04/08/20).

Diungkapkan Dansatgas, selain melaksanakan salah satu tugas pokok pengamanan perbatasan yaitu pembinaan teritorial terhadap warga setempat tujuan dari kegiatan anjangsana ini adalah untuk mengajak warga setempat untuk lebih dekat dengan Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam.

“Harapannya warga dan prajurit dapat saling bekerja sama dan saling melengkapi dalam menghadapi kendala-kendala yang ada di Kampung Yambrab,” kata Dedy

Ditambahkan Dansatgas, dalam anjangsana kali ini Dankipur III mengajak Pemimpin Adat atau yang biasa disebut Ondoafi Kampung Yambrab Bapak Deki dan beberapa warga setempat untuk minum air kelapa bersama.

Di tempat terpisah, Dankipur III mengungkapkan walaupun sangat sederhana namun kegiatan minum air kelapa bersama ini memiliki makna yang sangat dalam, “seperti filosofi pohon kelapa, Prajurit Siliwangi dapat hidup dimana saja”, ujarnya.

Dengan kata lain Prajurit Siliwangi sangat menjunjung tinggi peribahasa “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” yang memiliki arti bahwa Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam sangat menghormati budaya serta adat istiadat di Kampung Yambrab, sehingga diharapkan warga setempat jangan takut untuk meminta bantuan terhadap Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam, “dengan senang hati kami akan membantu” ucap Dadang.

Sementara itu Bapak Deki berharap dengan hadirnya Pos Ubrub di Kampungnya bisa membantu kehidupan warga setempat, mengingat akses sarana dan prasarana kampung Yambrab yang masih terbatas.