25/11/2020

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF RAIDER 100/PS GELAR NONTON BERSAMA DI KAMPUNG WONOREJO

Keerom-Begitu semangatnya warga Kampung Wonorejo menonton film yang di putarkan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS dalam rangka menyambut dan memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-75 di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS menggelar Nonton Bareng (Nobar) bersama masyarakat yang bertempat di Kantor Balai Desa Wonorejo, Kabupaten Keerom,Provinsi Papua. Senin (17/08/2020).

Hal ini disampaikan Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS, Mayor Inf Muhammad Zia Ulhaq di Pos Kotis dikatakanya, bahwa tujuan dari Nobar ini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan TNI di perbatasan,serta memberikan hiburan kepada masyarakat yang selama ini belum pernah menyaksikan tayangan film di layar besar.

Untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Indonesia perlu diadakan pendekatan mulai dari anak-anak, pemuda pemudi Kampung Wonorejo, harus sudah selalu di bimbing untuk cinta terhadap tanah air Indonesia, Untuk mewujudkan Indonesia yang aman nyaman tentram dan damai, dengan nonton bareng ini kami dari Satgas pamtas Yonif Raider 100/PS mengajak kepada seluruh warga untuk terus cinta terhadap tanah air Indonesia.

Selain nonton bareng, acara tersebut diselingi dengan door prize, kuis, dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk ucapan syukur atas peringatan HUT RI yang ke 75 sekaligus perayaan 28 Tahun berdirinya Kampung Wonorejo.

Bapak Mathius Wey selaku Kepala Kampung Wonorejo mengatakan, “Kami sangat senang, sudah lama sekali kami tidak berkumpul untuk sekedar nonton film bersama Satgas di pos ini,” imbuhnya.

“Nobar ini juga menjadi hiburan anak-anak dan orang tua di sini, terima kasih Bapak TNI atas kegiatan yang membuat warga bergembira menjadi satu dalam suasana kesukacitaan,” kata Bapak Matius Wey.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Tomas Piel (34) yang juga ikut menyemangati pelaksanaan Nobar tersebut.

“Saya senang Bapak TNI dapat menyelenggarakan kegiatan seperti ini, anak-anak dan orang tua pun menikmatinya dengan kegembiraan disertai senyuman betapa bangganya mereka telah bebas dari belenggu penjajahan,” tuturnya.