15/06/2021

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS

BERSAMA PUSKESMAS, BABINSA KEMTUK GRESI GELAR SOSIALISASI TRACING/SWAB ANTIGEN COVID 19

Jayapura – Babinsa Koramil 1701-14/Kemtuk Gresi Sertu Slamet Robiantoro bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kemtuk Gresi Aipda Krisbiantoro telah melaksanakan monitoring kegiatan Sosialisasi Tracing/Swab Antigen di Posyandu Nadumindu kampung Ibub distrik Kemtuk Gresi. Kegiatan pendahuluan tersebut dilaksanakan secara terbuka di tempat ini karena di kampung Ibub merupakan kampung terdepan sebagai gerbang keluar masuknya masyarakat dari dan ke wilayah distrik Kemtuk Gresi yang rawan terkontak dengan orang dari luar, Kamis (10/6/2021).

Ketika menjelaskan kepada warga masyarakat, Kepala Puskesmas Distrik Kemtuk Gresi dr. Raymond Ekman Simamora menyampaikan tentang perlunya kegiatan pemeriksaan melalui Tracing secara terbuka bagi masyarakat kampung Ibub, mengingat telah ditemukan 4 kali kasus Covid di wilayah Kemtuk Gresi. Warga masyarakat diharapkan dapat ikut berperan dalam kegiatan pemeriksaan Swab ini karena kegiatan ini merupakan upaya untuk menemukan secepat mungkin warga yang terinfeksi Covid 19 untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Kalau misalkan kita tidak melakukan pemeriksaan melalui Swab ini kita tidak tahu kapan seseorang itu terkena. Jadi tetap untuk pencegahan kita lakukan pemeriksaan”. jelas dokter Raymond.

Seperti pada kasus pemeriksaan Swab di kampung Demitim di kediaman Bpk Ibrahim Bredabu Sekretaris kampung Demitim, karena telah merawat anaknya yang terkontak Covid yang saat ini anaknya sedang berada di kp Sabron Samon distrik Kemtuk. Namun setelah didatangi oleh petugas Puskesmas bersama aparat untuk dilakukan Swab Antigen ternyata Bpk Ibrahim dinyatakan negatif.

” Seperti ini yang harus diperiksa, tapi untungnya karena saya sudah divaksin kemudian negatif, dan saya yang kontak dengan pasien itu, maka petugas-petugas saya dan orang-orang yang saya temui tidak usah diperiksa,” jelas dokter Raymond.

Dokter Raymond juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sifatnya adalah sosialisasi dan pemeriksaan yang tidak memaksa. Seperti halnya Swab PCR yang dilaksanakan di Rumah Sakit, Swab Antigen yang digunakan oleh Puskesmas ini berbeda tapi dengan akurasi yang hampir sama dengan PCR yaitu sekitar 15 menit, dan hasilnya pun akan diberitahukan secara personal masing-masing.

Ibu Rode Samon sebagai anggota Kader Posyandu yang mengikuti Tracing Swab Antigen ini menyampaikan bahwa, awalnya kegiatan ini hanya diketahui oleh sedikit orang saja di kampung ini. Setelah menjalani pemeriksaan Swab dan Antigen pada hari ini dan hasilnya negatif, maka beliau pun mengatakan akan menyampaikan kepada masyarakat lain untuk ikut pemeriksaan secara gratis agar memperoleh informasi dan layanan vaksinasi Covid.

Dalam kegiatan pemeriksaan pendahuluan tersebut diperoleh 12 orang yang melaksanakan kegiatan Tracing Covid 19 dengan hasil negatif. Kepala kampung Ibub Bpk Ruben Irem pun menyampaikan akan lebih berperan lagi dengan mengumpulkan masyarakat pada kegiatan bagi Sembako Covid sekaligus akan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan Swab Antigen ini.