17/09/2021

KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

KENALI, DATANGI, LAYANI

Gandeng Tokoh Pemuda, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Ajak Masyarakat di Wilayah Perbatasan RI-PNG Jauhi Narkoba dan Miras

Keerom – Dalam rangka mewujudkan Papua bebas Narkoba dan Miras, Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam mengajak tokoh pemuda di wilayah perbatasan untuk bersama-sama menjauhi dan menyatakan sikap “katakan tidak untuk narkoba, miras dan obat-obat illegal lainnya” di Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (12/06/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista sangat peduli terhadap masa depan para generasi muda atau para pemuda bangsa khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG melalui komunikasi sosial (Komsos) secara bertahap bertingkat dan berkelanjutan dengan menggandeng tokoh pemuda setempat untuk bersama-sama memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, miras atau minuman illegal lain di kampungnya.

“Kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam kali ini juga merupakan tindak lanjut dari ajakan pemerintah untuk menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi narkoba, miras atau obat-obat terlarang lainnya, karena para pemuda ini adalah generasi bangsa yang akan meneruskan arah perjalanan suatu bangsa dikemudian hari,” ujar Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Towe Hitam Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letda Inf Redo menjelaskan bahwa dalam kegiatan komsos kali ini dirinya mengutus Serda Yudha beserta berapa anggota lainnya untuk mengunjungi tempat berkumpul para pemuda di kampung towe hitam dengan tujuan untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman serta memberikan nasehat tentang bahaya narkoba dan miras kepada sejumlah pemuda di Kampung Towe Hitam agar menjauhi dan menghindari dirinya untuk tidak menggunakan, jual beli bahkan mengedarkan narkoba, miras atau obat-obatan illegal lainnya karena dapat merusak akal pikiran dan kesehatan diri pribadi ataupun keluaraga bahkan masyarakat sekitar.

“Komunikasi sosial (Komsos) yang dilakukan Serda Yudha dan beberapa anggota Pos Satgas ini dilaksanakan secara rutin tiga kali seminggu kepada masyarakat khususnya pemuda di kampung Towe Hitam tentang dampak buruk dari narkoba, miras atau obat-obatan ilegal lainnya karena jika sudah terjerumus kedalamnya bukan hanya diri kita saja yang rugi namun keluarga, lingkungan sekitar rumah kita, bahkan bangsa dan Negara juga akan terkena imbasnya,” ucap Redo.

Sementara itu, Serda Yudha mengatakan karena banyaknya para pemuda yang masih berstatus pelajar di kampung Towe Hitam maka Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam mengajak dan menghimbau kepada para pemuda agar menuntut ilmu setinggi-tinggi mungkin dan ukirlah prestasi yang membanggakan serta raihlah cita-cita setinggi langit diangkasa agar nantinya para pemuda penerus bangsa khususnya di wilayah perbatasan ini memiliki masa depan yang cerah dan gemilang.

“Karena banyaknya jumlah para pemuda usia remaja yang masih berstatus pelajar di kampung Towe Hitam maka kami beserta tim Satgas Pos Towe Hitam mengajak dan menghimbau kepada para pemuda, tuntutlah ilmu setinggi-tinggi mungkin dan ukirlah prestasi yang membanggakan serta raihlah cita-citamu setinggi langit diangkasa agar nantinya para pemuda penerus bangsa ini memiliki masa depan yang cerah dan gemilang,” kata Yudha.

Hal serupa disampaikan oleh tokoh pemuda Kampung Towe Hitam Saudara Alfons (28) yang mengaku sangat senang sekali dengan diadakannya kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial) ini yang dilaksanakan secara rutin oleh bapak-bapak Satgas Pamtas TNI Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam kepada para Pemuda di Kampung Towe Hitam.

“Kami senang dan berterimakasih karena bapak Tentara sangat peduli kepada kami para pemuda di Kampung Towe Hitam yang selalu mendorong kami untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah.” Tutur Alfons.